nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri BUMN: LRT Jabodebek Harus Lebih Baik dari Palembang

Antara, Jurnalis · Kamis 30 Agustus 2018 15:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 30 320 1943654 menteri-bumn-lrt-jabodebek-harus-lebih-baik-dari-palembang-RaVKWOJFcm.jpg Foto: LRT Palembang (Ditjen Perkeretaapian Kemenhub)

PALEMBANG - Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan kereta api ringan (Light Rail Transit) Jabodebek harus lebih baik dibanding Palembang.

"Saya tekankan bahwa LRT Jabodetabek harus lebih baik dari Palembang," katanya kepada pers, usai mengunjungi Depo LRT Palembang, Kamis (30/8/2018).

Rini menegaskan bahwa apa yang ada di Palembang harus benar-benar bisa dipelajari dan jadi bahan evaluasi.

"Apalagi untuk LRT Jabodetabek nantinya lebih kompleks operasionalnya dengan teknologi yang juga lebih canggih," katanya.

 Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

Rini menggarisbawahi bahwa LRT ini memang baru pertama kali bagi Indonesia sehingga harus setiap waktu untuk belajar.

"Awalnya mula sedikit ketidaksempurnaan, namun sekarang sudah berjalan lancar," katanya.

Terkait dengan Depo LRT Palembang itu, Rini mengaku cukup bangga karena merupakan karya para insinyur dalam negeri dan sinergi antar-BUMN.

Operator LRT Palembang adalah PT Kereta Api Indonesia, teknologi persinyalannya PT LEN Industri dan infrastrukturnya Waskita.

"Kami dorong terus agar mereka terus belajar, termasuk studi banding ke negara lain," katanya.

Usai berkunjung ke Depo LRT Palembang, Menteri BUMN Rini Soemarno bersama rombongan mencoba LRT Palembang dari stasiun LRT Jakabaring hingga stasiun Palembang icon.

 Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi yang juga ikut dalam rombongan itu menilai sebagai sebuah layanan transportasi baru pertama kali di Indonesia, LRT Palembang, sudah cukup baik.

Hanya saja, ada beberapa catatan seperti jarak antara jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan stasiun LRT terlalu jauh.

"Ada beberapa stasiun yang jauh dengan JPO seperti di stasiun Jakabaring LRT City dan akses dari JPO ke stasiun tak sediakan jalur untuk orang berkebutuhan khusus," kata Tulus.

Selain itu, tambah Tulus, saat di atas LRT yang melaju, suara gesekan rel terdengar agak keras ke kabin penumpang.

"Saat kereta mengurangi kecepatan dan kondisi berbelok, decitan rel agak keras terdengar ke kabin. Jadi, kurang nyaman," kata Tulus.

LRT Palembang yang uji cobanya sebelum Asian Games itu, tercatat sudah tiga kali mengalami mogok saat dioperasikan.

 Uji Coba Operasional LRT Palembang pada 23-31 Juli 2018

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini