nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Proyek Strategis yang Ditunda, Menko Darmin Sebut Bukan Prioritas

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 19:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 06 320 1947084 proyek-strategis-yang-ditunda-menko-darmin-sebut-bukan-prioritas-SkluN5khbz.jpg Foto: Menko Darmin soal Proyek Strategis (Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi di kantornya. Rapat kali ini membahas mengenai wacana penundaan pengerjaan proyek strategis nasional (PSN).

Dalam rapat tersebut turut hadir sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di antarannya adalah Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dan juga Direktur Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero) Syovie Felienty Roekman.

Ditemui usai rakor, Menteri Koodinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, rapat tersebut secara rinci adalah untuk memberitahu alasan mengapa pemerintah menunda proyek infrastruktur. Tujuannya adalah untuk menekan impor apalagi di tengah tekanan terhadap Rupiah yang terjadi belakangan ini.

"Pada dasarnya mendiskusikan mengenai penundaan proyek strategis nasional yang perlu bisa dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

 

Menurut Darmin, penundaan proyek infrastruktur juga melalui beberapa pertimbangan. Yang pertama adalah proyek tersebut bukan proyek prioritas pemerintah.

Dan yang kedua adalah kesiapan dari pengerjaan proyek tersebut. Jika proyek tersebut belum juga jalan, maka ada baiknya ditunda pada kesempatan yang lain.

"Satu masih tahap persiapan, belum financial closing. Kedua soal urgensinya dilihat, sehingga kalau urgent ya tetep jalan tapi kalau misalnya pembangkit listrik di Jawa cadangan sudah banyak. Enggak perlu buru-buru tapi tetap harus dilihat sampai kapan ditundanya supaya jangan nanti pada saatnya kalang kabut lagi cari investor," jelasnya.

 

Sementara itu, Syovie Felienty Roekman, memastikan pembangunan kelistrikan yang tergolong Energi Baru Terbarukan (EBT) tidak ditunda pembangunannya. Namun dua proyek lain, seperti PLTU dan PLTD berpotensi untuk ditunda.

"Tadi Pak Jonan (Menteri ESDM) sudah bilang, EBT tidak boleh mundur lho. Kira-kira gitu. Jadi sekarang saya masih simulasikan dulu. Jadi pokoknya yang tidak boleh bergerak itu EBT. Jadi yang kemungkinan tergeser itu PLTU dan PLTD," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini