JAKARTA- Pemerintah tahun ini sedang merenovasi sejumlah stasiun kereta api menjadi wajah baru. Stasiun tersebut dibangun karena berhubungan dengan proyek pembangunan Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang.
Executive Vice President Daop 1 Jakarta R Dadan Rudiansyah mengatakan bahwa pihaknya nantinya akan mengoperasikan proyek DDT tersebut. Di mana Double-Double Track (DDT) itu, untuk meningkatkan kapasitas dan bisa dua kali lipat penambahan perjalanan kereta api.
"Kita (Daop satu), saja sudah 1.300 lebih perjalanan kereta api setiap hari, seperti ada computer line, inner city dan lain-lain. Jadi, kalau ada DDT ini, khususnya jalur Cikampek-Manggarai akan bertambah pastinya," kata Dadan, Selasa (11/9/2018).

Dia menjelaskan, bahwa di stasiun Manggarai setiap hari ada 720 kereta api yang melewati jalur tersebut. Dan apabila sudah ada DDT, akan berlipat ganda di stasiun Manggarai.
"Kalau ada DDT pasti akan lebih cepat perjalanan dan antrian kereta api tidak ada lagi, seperti jalur computer line ya computer line dan kereta luar kota ke Surabaya ada jalur khusus. Maka nantinya tidak ada jalur yang nunggu," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan peresmian Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang, akan dilakukan pada Oktober 2018 ini. Dengan pembangunan ini maka stasiun-stasiun tersebut akan tersambung dengan jalur DDT.

Pasalnya tahun lalu saja, Menhub telah meresmikan 3 stasiun yang telah tersambung dengan jalur DDT. Ketiga stasiun tersebut yakni Stasiun Cikarang, Cibitung dan Bekasi Timur.
"Yang pasti untuk DDT berkaitan dengan stasiun itu, 3 stasiun selesai tahun lalu dan tahun ini akan selesai 5 stasiun sehingga dari segi manajemen service-nya akan lebih meningkat," ungkapnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.