WEF 2018, Sri Mulyani: Asean Lihat Industri 4.0 sebagai Potensi Keuntungan

Rani Hardjanti, Jurnalis · Rabu 12 September 2018 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 12 320 1949328 wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan-MoXzQhfX9H.jpg Sri Mulyani di World Economic Forum Hanoi, Vietnam (Foto: Facebook)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) 2018 di Hanoi, Vietnam. Pertemuan itu dihadiri oleh pemangku kebijakan dari berbagai negara.

"Saya sebagai anggota delegasi Indonesia yang juga bertugas sebagai Co-Chair World Economic Forum on ASEAN memberikan paparan kepada media mengenai tantangan di wilayah ASEAN ke depan," ujar Sri Mulyani dalam postingan Facebook, Rabu (12/8/2018).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)

Pada kesempatan ini turut hadir juga Co-chair yang lain, yaitu Anne-Birgitte Albrectsen, Chief Executive Officer, Plan International (United Kingdom), Kang Kyung-Wha Menteri Luar Negeri Republic of Korea, Nazir Razak, Chairman, CIMB Group Holdings (Malaysia), Nguyen Manh Hung, Menteri Komunikasi dan Informasi Vietnam dan Kevin Sneader, Global Managing Partner, McKinsey & Company (Hong Kong).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)

Sri Mulyani mengatakan, perkembangan teknologi dan Revolusi Industri 4.0 memberikan kesempatan dan juga sekaligus tantangan kepada pemerintah. "Para pembuat kebijakan di negara-negara ASEAN melihat kesempatan yang bagus untuk bekerja sama sehingga mendapatkan keuntungan yang optimal dari kesamaan kebijakan ini," ujar Menkeu.

Menurutnya, generasi muda juga perlu dipersiapkan untuk masa depan sehingga dapat mengambil kesempatan dan menjawab tantangan yang diciptakan oleh perkembangan teknologi. Negara-negara ASEAN bisa menjadi contoh kepada dunia bahwa dengan bersama, kita secara kolektif bisa lebih kuat.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini