
Dia menjelaskan, pihaknya saat ini menampung beras dengan menyewa gudang. Bahkan minjam gudang Polri-TNI. "Kalian bisa kalian tanyakan langsung," jelasnya.
Seperti yang diberitakan Okezone, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, tidak ada tambahan lagi terkait impor beras selain dari total 2 juta ton tersebut. Keputusan impor pun ditetapkan dalam rapat koordinasi (rakor) yang di pimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.
"Enggak ada, total impor sudah keluar dengan tiga kali rakor. Jadi, Menteri Perdagangan memgeluarkan SPI (Surat Persetujuan Impor) atas dasar keputusan rakor, dipimpin Pak Menko Perekonomian dihadiri oleh Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Dirut Bulog, dan juga dari Kementerian BUMN," jelasnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis 6 September 2018.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.