Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peluang Bisnis Burung Pipit: Pasar Terbuka, Laba Belasan Juta

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Senin, 17 September 2018 |05:58 WIB
Peluang Bisnis Burung Pipit: Pasar Terbuka, Laba Belasan Juta
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA – Pasarnya masih terbuka, harganya pun cukup tinggi, namun tetap perlu mencermati tren pasar dan pesaing sebelum memutuskan untuk menekuninya hal yang satu ini.

Peternak Gouldamadine atau pipit pelangi Setiawan Sawi yang tinggal di Bekasi menceritakan pengalaman berbisnis menjadi peternak burung pipit pelangi. Menurutnya pipit pelangi termasuk burung hias yang paling digemari.

“Permintaan pasar pun tetap terbuka selalu untuk burung ini,” ujarnya.

Berikut analisi usaha burung pipit pelangi seperti dilansir buku 31 Inspirasi Bisnis Di Masa Krisis karya Flona Serial yang diterbitkan pada 2009.

 

Analisis Usaha

Periode 1 tahun

Biaya Investasi

1. Pembuatan kandang + perlengkapan (8 set) = Rp 1.000.000

2. Induk (8 pasang + 1 pasang cadangan) x Rp 200.000 = Rp 1.800.000

3. Pipit jepang/baby sitter (16 pasang x Rp 20.000) = Rp 320.000

Total biaya investasi = Rp 3.120.000

Biaya Tetap

1. Penyusutan kandang Rp 1.000.000 : 10 = Rp 100.000

2. Penyusutan induk Rp 1.800.000 : 2 = Rp 900.000

3. Penyusutan baby sitter Rp 320.000 : 4 = Rp 80.000

Total = Rp 1.080.000

 

Biaya Tidak Tetap

1. Pakan indukan + anakan (9 psng + 64 psng)

2. Jewawut 4 kg x Rp 3.000 = Rp 144.000

3. Milet 4 kg x 12 x Rp 4.000 = Rp 192.000

4. Biji Kenari 2 kg x 12 x Rp 6.000 = Rp 144.000

5. Biaya lain-lain 20% = Rp 96.000

Total biaya tetap = Rp 576.000

Biaya Produksi

Biaya tetap + biaya tidak tetap Rp 1.080.000 + Rp 576.000 = Rp 1.656.000

Hasil Usaha

Penjualan anakan

128 ekor x Rp 100.000 = Rp 12.800.000

Keuntungan

Hasil usaha – biaya produksi

Rp12.800.000 – Rp1.656.000 = Rp11.144.000

- BEP (Jangka waktu balik modal)

(biaya investasi + biaya produksi) : (keuntungan x periode)

(3.120.000 + 1.656.000) : (11.144.000) = 1,7 periode ~ 2 periode ~ 2 bulan

Karena ada masa non profit 7 bulan, maka BEP riil = 7 + 2 = 9 bulan

Catatan :

- Setahun anakan siap jual (diatas usia 5 bulan) berasal dari 4 periode penetasan pertama. Dalam satu periode penetasan sepasang induk menghasilkan 4 ekor piyik.

- Jumlah anakan siap jual dalam setahun : 4 periode x 4 ekor x 8 induk = 128 ekor

- Masa non profit adalah masa dari mulai penjodohan sampai anakan usia 5 bulan (siap jual)

- Harga induk dan anakan memakai harga gouldamadine warna hijau (Rp10.000)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement