Share

Express Trasindo Tunda Bayar Bunga Obligasi

Jum'at 28 September 2018 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 28 278 1956844 express-trasindo-tunda-bayar-bunga-obligasi-LtrGFhEufL.jpg Express Transido tunda pembayaran obligasi. (Dok Shutterstock)

JAKARTA – Struktur permodalan PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) memang payah, selain masih mencatatkan rugi juga performance kinerja emiten terus merosot seiring makin ketatnya persaingan bisnis moda transportasi berbasis online.

Perseroan menyampaikan, penundaan pembayaran bunga obligasi ke-17 yang telah jatuh tempo pada 24 September 2018. Sekretaris Perusahaan TAXI Megawati Affan, mengatakan, penundaan pembayaran bunga obligasi yang jatuh tempo sudah disampaikan perseroan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada 3 September 2018, Express Transindo telah melaksanakan rapat umum pemegang obligasi (RUPO) yang agendanya adalah usulan restrukturisasi utang obligasi I Express Transindo Utama tahun 2014 berikut bunga tertunggak. Namun usulan tersebut belum mendapat persetujuan RUPO.

 Baja Juga : Taksi Express Jual Aset Demi Lunasi Utang Rp444,5 Miliar

Saat ini, TAXI masih terus mengupayakan kesepakatan dengan pemegang obligasi atas usulan restrukturisasi utang obligasi bisa tercapai melalui RUPO yang akan diselenggarakan di kemudian hari. Mengacu data KSEI, obligasi I TAXI terbit pada 25 Juni 2014 dengan nilai Rp 1 triliun. Surat utang bertenor lima tahun tersebut memiliki bunga fixed sebesar 12,25% dan jatuh tempo pada 24 Juni 2019. Demikian seperti dikutip dari Harian Neraca.

Asal tahu saja, sebelumnya TAXI gagal mendapat persetujuan opsi restrukturisasi Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO). Pada RUPO tersebut, TAXI tersebut mengajukan tiga opsi restrukturisasi atas obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014. Namun, ketiga agenda tersebut tidak disetujui.

Pada opsi tersebut, pertama TAXI mengajukan persetujuan atas pengesampingan terhadap kelalaian pembayaran bunga ke-16 obligasi Express Transindo Utama Tahun 2014 dan pembayaran bunga berikutnya sampai ditandatanganinya Addendum Perjanjoan Perwaliamanatan sesuai hasil keputusan RUPO. Perseroan hanya mengajukan untuk dibebaskan dari denda atas penundaan pembayaran bunga obligasi namun tetap harus membayar bunga obligasi yang dimaksud. Untuk agenda ini, TAXI hanya memegang 68,5% persetujuan sehingga tidak memenuhi batas minimum yang sebesar 75%.

Baca Juga : Lunasi Utang Rp500 Miliar ke BCA, Taksi Express Siap Jual Lahan 14 Hektare

Kedua, perseroan akan mengajukan persetujuan atas pelepasan jaminan obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 berupa seluruh kendaraan bermotor dan tanah di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Hasil penjualannya akan digunakan satu pertiganya untuk modal kerja perseroan sedangkan sisanya sebagai insentif bagi pemegang obligasi yang memilih konversi dengan nilai insentif maksimum 50% dari nilai pokok obligasi yang dimiliki.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini