nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Negara dengan Jam Kerja Pendek tapi Paling Produktif

Minggu 30 September 2018 14:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 30 320 1957614 10-negara-dengan-jam-kerja-pendek-tapi-paling-produktif-v0rjIjD3Ep.png 10 Negara Paling Produktif Jam Kerjanya (Foto: CekAja)

JAKARTA - Menjadi sosok yang produktif tentu akan sangat menyenangkan. Anda bisa belajar menjadi lebih produktif dengan melihat kebiasaan orang-orang di negara-negara paling produktif.

Orang-orang di negara produktif memiliki beberapa kebiasaan positif yang sangat berpengaruh meningkatkan produktivitas. Kebiasaan tersebut antara lain menumbuhkan budaya work-life balance, jam kerja lebih pendek, hingga jadwal kerja fleksibel.

Dilansir dari Cekaja.com, Minggu (30/9/2018), berdasarkan laporan dari Expert Market dan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) tahun 2107, inilah 10 negara paling produktif:

1. Luxembourg

PDB per kapita per tahun: USD78.320 atau Rp1,15 miliar

Jam Kerja Tahunan: 1512 jam

Produktivitas per orang per jam: USD51,80 atau Rp761.706

Produktivitas per orang per hari: USD301,23 atau Rp4,4 juta

Baca Juga: Siapa Saja Negara Terkuat di Dunia? Ini Urutannya

2. Norway

PDB per kapita per tahun: USD56.556 atau Rp828,4 juta

Jam Kerja Tahunan: 1424 jam

Produktivitas per orang per jam: USD39,72 atau Rp585.928

Produktivitas per orang per hari: USD217,53 atau Rp3,2 juta

3. Switzerland

PDB per kapita per tahun: USD60.249 atau Rp882,5 juta

Jam Kerja Tahunan: 1590 jam

Produktivitas per orang per jam: USD37,89 atau Rp559.631

Produktivitas per orang per hari: USD231,73 atau Rp3,4 juta

4. Denmark

PDB per kapita per tahun: USD40.710 atau Rp596,3 juta

Jam Kerja Tahunan: 1410 jam

Produktivitas per orang per jam: USD28,87 atau Rp424.797

Produktivitas per orang per hari: USD156,68 atau Rp2,3 juta

Baca Juga: Hore! Peringkat RI Naik dalam Daftar Negara Paling Kompetitif di Dunia

5. Iceland

PDB per kapita per tahun: USD52.028 atau Rp762 juta

Jam Kerja Tahunan: 1883 jam

Produktivitas per orang per jam: USD27,63 atau Rp410.149

Produktivitas per orang per hari: USD200,11 atau Rp2,9 juta

6. Amerika Serikat

PDB per kapita per tahun: USD45.898 atau Rp672 juta

Jam Kerja Tahunan: 1783 jam

Produktivitas per orang per jam: USD25,74 atau Rp380.853

Produktivitas per orang per hari: USD176,53 atau Rp2,6 juta

Nilai Tukar Rupiah atas Dolar Amerika Serikat Sempat Tembus Rp14.545

7. Australia

PDB per kapita per tahun: USD42.515 atau Rp623 juta

Jam Kerja Tahunan: 1669 jam

Produktivitas per orang per jam: USD25,47 atau Rp366.205

Produktivitas per orang per hari: USD163,52 atau Rp2,4 juta

8. Irlandia

PDB per kapita per tahun: USD47.805 atau Rp700 juta

Jam Kerja Tahunan: 1879 jam

Produktivitas per orang per jam: USD25,44 atau Rp366.205

Produktivitas per orang per hari: USD183,87 atau Rp2,7 juta

9. Belanda

PDB per kapita per tahun: USD34.383 atau Rp504 juta

Jam Kerja Tahunan: 1430 jam

Produktivitas per orang per jam: USD24,04 atau Rp351.556

Produktivitas per orang per hari: USD132,25 atau Rp1,9 juta

10. Swedia

PDB per kapita per tahun: USD38.364 atau Rp562 juta

Jam Kerja Tahunan: 1621 jam

Produktivitas per orang per jam: USD23,67 atau Rp351.556

Produktivitas per orang per hari: USD147,56 atau Rp2,2 juta

(Feb)

Pelajaran dari Negara-negara Paling Produktif

Beberapa pelajaran dari negara-negara paling produktif yang bisa Anda terapkan yaitu:

1. Menumbuhkan budaya keseimbangan kehidupan kerja

Ketika Anda memupuk budaya keseimbangan kehidupan kerja, Anda menjadi individu yang lebih produktif. Hidup terus berjalan, kejadian dan berbagai ketidakpastian terjadi. Anda mungkin berpotensi kehilangan pekerjaan Anda, kemampuan, bahkan bisnis Anda.

Untuk menyeimbangkan kehidupan Anda, tekunilah hobi dan habiskan waktu berkualitas bersama orang-orang yang Anda cintai. Atau, Anda bisa belajar suatu keterampilan baru. Selain itu, Anda juga bisa menjadwalkan liburan setiap tahun.

Baca Juga:

Bagi yang punya jiwa kewirausahaan, Luksemburg adalah lokasi yang fantastis untuk bisnis start-up khususnya untuk yang ingin berinvestasi di pasar luar negeri. Lingkungan politik dan komersial di sana menguntungkan baik untuk pengembangan produk hingga layanan baru.

2. Jam kerja pendek lebih produktif

Jam kerja yang panjang tidak selalu berkaitan dengan produktivitas yang tinggi. Negara-negara paling produktif seperti Jepang dan Meksiko memiliki jam kerja panjang dan tidak sebanding dengan produktivitas mereka.

Sementara negara Swedia ramah terhadap budaya work-life balance dan kadang-kadang melakukan audit untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerjanya.

Manfaat lain dari jam kerja lebih pendek adalah pekerja betah lebih lama bekerja di perusahaan, lebih banyak waktu istirahat dan tidur lebih awal, karyawan dapat menghabiskan waktu bersama orang yang mereka cintai dan memiliki waktu untuk melakukan apa yang mereka sukai

3. Fokus dan sepenuhnya terlibat dalam tugas Anda saat ini

Orang-orang yang telah menguasai hal ini akan lebih produktif. Ini akan menguntungkan perusahaan Anda sehingga lebih banyak output dan pendapatan.

Baca Juga:

Di Islandia, para pekerja secara efisien memanfaatkan jam kerja yang pendek untuk meningkatkan produktivitas. Mereka terlibat dan fokus pada tugas yang ada. Ini yang membuat posisi Islandia melonjak tinggi di deretan negara paling produktif.

4. Pertahankan pandangan bahagia dan positif terhadap kehidupan dan pekerjaan Anda

Mayoritas orang mencari dan mengejar kebahagiaan. Manakah negara yang penduduknya paling bahagia? Norwegia menduduki puncak daftar kebahagiaan secara global menurut laporan kebahagiaan dunia 2017.

Sebagian besar hal itu dipengaruhi oleh keseimbangan kehidupan kerja. Ditambah dengan faktor-faktor seperti kedermawanan, pemerintahan yang baik, hingga kejujuran.

5. Jadwal kerja yang fleksibel

Negara-negara seperti Luksemburg, Swedia, dan negara-negara Skandinavia lainnya telah mengadopsi jadwal kerja yang fleksibel.

Karyawan memiliki jadwal kerja yang disepakati tentang kapan mereka melaporkan dan meninggalkan pekerjaan. Pilihan lain termasuk bekerja dari rumah. Hal semacam ini tentu saja didasarkan pada rasa saling percaya.

(Feb)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini