Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pascagempa Palu, Menteri Jonan: Pasokan Listrik dan BBM di Palu Akan Segera Pulih

Koran SINDO , Jurnalis-Sabtu, 06 Oktober 2018 |12:11 WIB
Pascagempa Palu, Menteri Jonan: Pasokan Listrik dan BBM di Palu Akan Segera Pulih
Gempa Palu (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah menjamin pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) akan segera pulih pascagempa dan tsunami di Palu. Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat lima dari tujuh gardu induk (GI) di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong telah beroperasi dan 28 dari 45 sistem distribusi telah beroperasi.

“Saya pastikan pekan depan sistem kelistrikan akan segera pulih minimal 90%. Untuk layanan listrik sudah pulih 60%, sedangkan 5% dipasok dari genset sehingga totalnya pulih 65%,” ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan di Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Baca Juga: Korban Gempa dan Tsunami Palu Dapat Restrukturisasi Kredit

Dia memaparkan, distribusi BBM telah berjalan sekitar 70%. Untuk konsumsi BBM mencapai 350 kiloliter (kl) dari kebutuhan secara normal 400 kl. Ada pun saat ini 12 dari 17 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar merata di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong sudah bisa melayani kebutuhan BBM.

“Saya berharap sudah normal dalam seminggu ke depan. Pendistribusian BBM mempertimbangkan lokasi dengan kepadatan penduduk dan urgensi kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

Gempa di Palu, Menara Masjid Ini Tetap Kokoh Berdiri 

Direktur PLN Regional Sulawesi Syamsul Huda membenar kan kondisi listrik pascagempa di Palu semakin membaik. Hal itu dapat dilihat dari beban puncak pemakaian listrik di Kota Palu yang mencapai 7,5 MW dari sebelumnya 1,6 MW.

Menurut dia, PLN telah melistriki beberapa rumah sakit, PMI, RRI, kantor pemerintahan, tempat pengungsian, SPBU, instansi militer dan kepolisian, dan sebagian penerangan jalan.

Baca Juga: Gempa Donggala, Jusuf Kalla: Apa yang Dibutuhkan, Pemerintah Akan Siapkan

“Dengan pulihnya sumber pasokan listrik seperti pembangkit, gardu induk, dan penyulang, tim PLN secara paralel juga terus berupaya memperbaiki jaringan listrik yang langsung terhubung kepelanggan agar secepatnya listrik dapat menyala di rumah-rumah penduduk Palu,” kata dia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (persero) Adiatma Sardjito menyatakan SPBU mulai beroperasi seiring pengoperasian TBBM Donggala, pengoptimalisasian penyaluran dengan pengiriman BBM melalui kapal laut dan jalur udara serta pengalihan suplai.

Gempa di Palu, Menara Masjid Ini Tetap Kokoh Berdiri 

Namun demikian, operasional SPBU belum maksimal karena layanan dilakukan dengan manual, menggunakan mesin engkol dan tenaga manusia. Karena itu, dibutuhkan waktu relatif lama dibandingkan dengan pengoperasian normal yang menggunakan listrik.

Demikian juga SPBU portabel atau mini dispenser digerakkan secara manual. “Pengoperasiannya pun kami mengerahkan tam bahan tenaga relawan operator SPBU dari beberapa daerah seperti Balikpapan, Makassar, dan dari Semarang,” jelasnya.

Saat ini sudah 13 SPBU yang beroperasi, yakni 9 SPBU di Kota Palu, 3 SPBU di Kabupaten Donggala, dan 1 SPBU di Kabupaten Sigi.

 

(Nanang Wijayanto)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement