JAKARTA - Perang dagang Amerika-China yang terus meningkat akan menghambat pertumbuhan ekonomi global tahun ini dan tahun depan. Demikian dikatakan Dana Moneter Internasional (IMF), kemarin, sementara Presiden Amerika Donald Trump kembali mengancam akan memberlakukan tarif yang lebih tinggi terhadap ekspor China ke Amerika.
Baca Juga: Mengupas Kesepakatan Perdagangan Baru AS-Kanada-Meksiko, Siapa Diuntungkan?
Dalam penilaian baru yang dirilis dalam pertemuan di Bali, IMF meramalkan "semua orang akan terimbas," sementara Amerika dan China-dua ekonomi terbesar dunia-berselisih soal tarif dan masalah perdagangan lain. Dikatakan, perselisihan antara Amerika dan China akan membuat khususnya negara-negara berkembang rentan terhadap tekanan tiba-tiba.
Lembaga keuangan internasional itu menurunkan proyeksinya bagi pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 0,2% untuk tahun 2018 dan 2019 menjadi 3,7%, pemangkasan pertama prospek ekonomi dalam lebih dari dua tahun.