nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Bertemu Perdana Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Teknologi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 15:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 320 1962667 presiden-jokowi-bertemu-perdana-menteri-singapura-bahas-investasi-hingga-teknologi-zunDKyTgtc.jpeg Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri Singapura (Foto: Heru/Okezone)

NUSA DUA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long. Pertemuan tersebut jadi bagian dari rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali.

Baca Juga: Menteri Rini Tawarkan 80 Proyek ke Investor, Nilainya Rp639,92 Triliun

Pertemuan berlangsung di Hotel Laguna, Nusa Dua Bali. Keduanya kemudian menuju Ruang Balai Raya B untuk menghadiri pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai peningkatan kerjasama ekonomi antara Indonesia dengan Singapura. Kedua petinggi negara tersebut menyaksikan tiga perjanjian kerja sama mengenai perlindungan investasi, kerja sama budaya, dan teknologi finansial.

Jokowi

"Saya baru saja melakukan pertemuan Annual Leaders Retreat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kerjasama ekonomi menjadi fokus kerja sama saya dan Perdana Menteri Lee," ujarnya dalam konferensi pers di Laguna Hotel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga: Disiapkan Dana Investasi Rp290 Triliun untuk 10 Bali Baru

Dia menyatakan, dalam pertemuan tersebut akan terus mendorong kerjasama digital ekonomi. Seperti dibangunnya Nongsa Digital Park di Batam dengan sebanyak 65 perusahaan berinvestasi di sana. Kemudian kerjasama fintech juga akan terus didorong.

imf

Selain itu peningkatan industri mengingat sudah masuk di industri 4.0. Adapun untuk Kawasan Industri Kendal (KIK) telah menarik 39 investor dari berbagai negara salah satunya Singapura.

"Saya harap kerjasama serupa bisa dilakukan di kawasan khusus lainnya di Indonesia," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini