nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Hui Ka Yan, Pernah Bekerja di Pabrik Baja dan Kini Miliki Rp465 Triliun

Rafida Ulfa, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 18:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 13 320 1963568 mengenal-hui-ka-yan-pernah-bekerja-di-pabrik-baja-dan-kini-miliki-rp465-triliun-lQf50ugwwE.jpg Foto: Hui Ka Yan (Reuters)

JAKARTA - China memiliki banyak miliader, tak jarang posisi orang terkaya di China silih berganti. Sebut saja, nama beken seperti pendiri Alibaba Jack Ma yang sempat menjadi orang terkaya di China harus terdepak dari posisi pertama.

Selain itu, ada nama-nama yang pernah menduduki orang terkaya di China, seperti Wang Jianlin, Ma Huateng hingga Hui Ka Yan.

Saat ini posisi orang terkaya di China versi Wealth-X adalah Ma Huateng dengan kekayaan mencapai USD41,8 miliar atau setara Rp631,1 triliun (kurs Rp15.100 per USD).

Baca Juga: 25 Fakta soal Hui Ka Yan, Orang Terkaya Baru di China

Jika menelisik lebih dalam, ada satu nama miliader China yang kekayaannya kini merosot cukup tajam. Dia adalah Hui Ka Yan.

Pada tahun 2017, dirinya dinobatkan sebagai orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan mencapai USD42,5 miliar. Namun, saat ini kekayaannya turun drastis menjadi USD30,8 miliar atau setara Rp465 triliun menurut real time net worth Forbes.

Hui Ka Yan adalah Chairman Evergrande Real Estate Group yang bergerak di sektor properti. Hui lahir pada 1958 di sebuah desa miskin di Provinsi Hunan.

Baca Juga: Kenalan dengan Zhang Yong, Pengusaha Restoran Terkaya di Dunia

Pria berusia 60 tahun tersebut lulus dari sebuah perguruan tinggi yang mengkhususkan diri dalam mempersiapkan siswanya untuk bekerja di industri baja.

Setelah lulus pada 1982, dia bekerja sebagai teknisi di sebuah pabrik baja di kota Wugang di Provinsi Henan di China tengah selama 10 tahun.

Singkat cerita, Hui membentuk Real Estate Evergrande pada 1996 dengan kurang dari 20 karyawan. Ide awalnya, adalah membangun apartemen kecil.

Kemudian, Evergrande go public di Bursa Hong Kong pada 2009 dan berganti nama dari Evergrande Real Estate ke China Evergrande Group pada Juni 2016.

Evergrande memiliki saham mayoritas pada salah satu tim sepakbola di China, dan Alibaba Group memegang saham minoritas di sana.

Menurut Forbes, pria yang memiliki dua anak tersebut kini menduduki orang terkaya nomor 24 di dunia dan juga menempati peringkat ke-60 sebagai orang yang berpengaruh di 2018.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini