nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI dan Bank Sentral Inggris Tukar Pikiran soal Sistem Pembayaran

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 12:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 14 20 1963821 bi-dan-bank-sentral-inggris-tukar-pikiran-soal-sistem-pembayaran-oDsIb7F78F.jpg BI dan Bank Sentral Inggris (Foto: BI)

BALI - Bank Indonesia dan Bank Sentral Inggris (Bank of England – BoE) saling berbagi pandangan dan pengalaman terkait topik infrastruktur sistem pembayaran dan pasar keuangan. Topik tersebut dibahas di sela-sela pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, di Bali, Jumat 13 Oktober 2018.

Kegiatan tukar pikiran antara kedua pemimpin bank sentral tersebut diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang mampu mendukung semakin membaiknya proses bisnis maupun kebijakan kedua lembaga.

Baca Juga: Pertemuan IMF-World Bank Hasilkan Komitmen Pembiayaan Investasi Infrastruktur RDPT

“Pembahasan terkait sistem pembayaran mencakup area yang cukup luas, mulai dari ekonomi digital hingga pembayaran lintas perbatasan dan pembayaran retail domestik. Salah satu yang menjadi perhatian kedua pihak adalah mengenai pembiayaan UMKM, yang antara lain dapat dilakukan melalui ekonomi digital,” tulis keterangan BI yang dikutip Okezone, Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Sementara dari sisi pendalaman pasar keuangan, Bank Indonesia sangat tertarik mengetahui lebih lanjut mengenai penggunaan berbagai infrastruktur untuk mendukung pendalaman pasar keuangan di Indonesia.

“Berbagai kegiatan pertukaran informasi dan pembelajaran yang terus dilakukan Bank Indonesia diharapkan dapat mendukung komitmen BI untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tulisnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan Pentingnya Peran Keuangan Syariah RI

Perlu diketahui juga bahwa Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga berdiskusi dengan Ketua Dewan Pengurus Bank Sentral AS (Chairman of the Federal Reserve) Jerome Powell untuk membicarakan tentang perkembangan ekonomi global, normalisasi kebijakan moneter di negara maju, serta dampaknya pada negara-negara berkembang.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, menjelaskan mengenai bagaimana Indonesia menyikapi kebijakan bank sentral AS dan kondisi ekonomi global. Saat ini, ekonomi Indonesia masih stabil dan berdaya tahan, antara lain tercermin dari pertumbuhan dan inflasi yang baik, serta stabilitas sistem keuangan yang terjaga. Namun, dengan ekonomi domestik yang terjaga Indonesia tetap harus memperhatikan pengaruh ekonomi global.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini