nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wijaya Karya Kantongi Kontrak Baru Rp25,3 Triliun Setara 43%

Rabu 17 Oktober 2018 12:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 17 278 1965123 wijaya-karya-kantongi-kontrak-baru-rp25-3-triliun-setara-43-mzVRsgkvNc.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Hingga September 2018, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah mengantongi nilai kontrak baru Rp25,32 triliun. Dengan demikian, kontrak baru perseroan sepanjang Januari 2018-September 2018 tercapai 43,57% dari target realisasi yang dipasang pada 2018.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Puspita Anggraeni mengatakan, kontrak baru WIKA hingga September 2018 sebesar Rp25,32 triliun. Pencapaian kontrak baru ini hingga September 2018 meningkat Rp1,87 triliun dari nilai kontrak baru hingga Agustus 2018 sebesar Rp23,45 triliun.

Jika dilihat per segmen, maka kontrak baru sepanjang Januari-September 2018 itu berasal dari segmen industri sebesar Rp4,61 triliun, infrastruktur dan gedung sebesar Rp18,83 triliun, energi dan industrial plant sebesar Rp1,08 triliun, dan properti sebesar Rp802,37 miliar.

ā€¯Untuk kontrak baru WIKA per September 2018 sebesar Rp25,32 triliun," ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Baca Juga: Wijaya Karya Sudah Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp23,45 Triliun

Dia menyatakan, capaian kontrak baru hingga September 2018 berasal dari sejumlah kontrak baru yang diraih induk dan anak usaha. Kontrak baru itu salah satunya proyek pembangunan Universitas Mandiri di Jakarta sebesar Rp334,55 miliar.

Kontraktor pelat merah itu juga mendapat tambahan kontrak baru seperti proyek Pembangunan Jembatan Gantung Asmat dan Deck Slab sebesar Rp86,14 miliar. Di samping itu, proyek pembangunan Parkir RSPAD Gatot Subroto di Jakarta sebesar Rp136,36 miliar dan SPM di Pengapon sebesar Rp297 miliar.

Baca Juga: Lihat Rumah yang Dibangun Wika di Aljazair, Menteri Basuki: You Can Sleep Well

Kendati capaian kontrak baru hingga kuartal III/2018 masih 43,57% dari target tahun ini, tetapi perseroan meyakini target kontrak baru yang dibidik sepanjang 2018 sebesar Rp58,11 triliun dapat tercapai. Puspita menjelaskan, perseroan memperkirakan kontrak baru akan tumbuh signifikan pada akhir tahun.

"Berdasarkan trend pertumbuhan kontrak baru perseroan selama beberapa tahun terakhir, proyek-proyek besar dan pareto perusahaan akan ada di pipeline kuartal IV 2018," imbuhnya.

Baca Juga: Wijaya Karya Kantongi Pendapatan Rp12,97 Triliun

Sebagai informasi, WIKA sempat merevisi target kinerja perusahaan sepanjang tahun ini, khususnya target kontrak baru dari sebelumnya Rp54 triliun menjadi Rp58 triliun.

Di mana guna memenuhi target tersebut, perseroan akan menggenjot beberapa kontrak yang berasal dari sektor konstruksi, energi, dan merambah bisnis baru yakni bisnis di industri motor listrik.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini