nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Susi Dorong Peran Istri Nelayan Maksimalkan Hasil Laut

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Senin 12 November 2018 18:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 12 320 1976816 menteri-susi-dorong-peran-istri-nelayan-maksimalkan-hasil-laut-eGHoYfjXi9.jpg Foto: Menteri KKP Susi Pudjiastuti (Okezone)

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat program pemberdayaan perempuan di sektor kelautan dan perikanan. Hal ini untuk memberikan kesempatan untuk para wanita untuk mengembangkan bidang kelautan dan perikanan yang selama ini menjadi pekerjaan pria.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, program pemberdayaan perempuan ini untuk meningkatkan eksistensi dan kesetaraan gender dan mengajak istri nelayan untuk memproduksi hasil laut.

Baca Juga: Nikmatnya Menteri Susi Makan Durian Merah Banyuwangi

Melalui Instagram pribadinya, Senin (12/11/2018) Menteri Susi menjelaskan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sesuai dengan SGDs-5 melakukan usaha dan program untuk mengatasi isu-isu ketidaksetaraan gender dalam usaha kelautan dan perikanan.

“Gender isunya selalu menghangat apabila tentang persamaan hak, quality, equality, daripada wanita dan pria. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam hal ini sesuai dengan SGDs-5 ikut mengusahakan program program-program dalam menangani isu-isu tersebut,” ungkapnya. 

Baca Juga: Asiknya Menteri Susi Joget dengan Xanana Gusmao Diiringi Lagu 'Pandangan Pertama' Slank

Susi juga menjelaskan bagaimana istri para nelayan dapat membantu pertumbuhan ekonomi dengan memproduksi hasil laut sebagai snack dan akan membangun pasar wisata kuliner dimana para ibu-ibu nelayan dapat menjual hasil produksinya kesana.

“Mereka jual sendiri dengan pengolahan ada yang menjadi snack ringan digoreng, dibakar, diasap. Juga dengan membuat bangunan-bangunan untuk pasar wisata kuliner dimana nanti ibu-ibu para nelayan ini menjual hasil olahannya di pasar-pasar kuliner yang dibuat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelasnya

 (Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini