nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkeu Sebut Banyak Makelar Anggaran di Daerah

Senin 10 Desember 2018 17:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 10 20 1989307 menkeu-sebut-banyak-makelar-anggaran-di-daerah-IUrwz3WWPX.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan bahwa ada beberapa karyawan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memiliki peran ganda yang negatif dalam pekerjaannya. Salah satunya, menjadi makelar yang akhirnya membuat anggaran di daerah rawan di korupsi.

Baca Juga: Lewat Dana Desa, Presiden Jokowi Berhasil Perbaiki Infrastruktur di Pedesaan

Korupsi anggaran di daerah ini kemudian menghambat pembangunan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Karena itu, Sri Mulyani menginginkan agar pemerintah daerah berpedoman pada prinsip pengelolaan keuangan yang teratur dan baik dalam mengelola keuangan di APBD.

rupiah

"Karena banyak yang menyerahkan (pengelolaan) ke makelar, daerah pun enggak tahu kalau makelar itu justru banyak yang dikorupsikan," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/12/2018).

Pengelolaan keuangan daerah, tegas dia, perlu berpedoman pada prinsip-prinsip good governance dan value for money. Dengan begitu, barulah dapat terwujud pemerintahan yang bersih dan prorakyat.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Ada Desa Wisata yang Pemasukannya Rp14 Miliar per Tahun

Sri Mulyani menambahkan, memformulasikan APBD dengan baik harus mencerminkan keadilan. Untuk itu, setiap pemangku kepentingan harus terus bekerja sama dalam mengurangi peluang terjadinya korupsi untuk memajukan perekonomian Indonesia.

"Apabila masyarakat kita makmur sejahtera, maka ASN pun ikut sejahtera dan kuat. Jadi jangan mengisap hak mereka," tegasnya.

(Rina Anggraeni-Sindonews)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini