nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unit Reaktor Nuklir Terapung Pertama di Dunia Mulai Dihidupkan

Rany Fauziah, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 16:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 12 320 1990319 unit-reaktor-nuklir-terapung-pertama-di-dunia-mulai-dihidupkan-FBqF9tcwic.jpg (Foto: Reuters)

 JAKARTA – Perusahaan pengembang energi nuklir dari Rusia, Rosatom menyatakan, unit reaktor nomor 1 dari satu-satunya Unit Daya Apung (Floating Power Unit/FPU) di dunia yang disebut Akademik Lomonosov dihidupkan sebesar 10% dari kapasitasnya.

Akademik Lomonosov kini ditambat di daerah Atomflot (perusahaan Rosatom), Murmansk, Rusia. Para Teknisi telah menyelesaikan semua operasi persiapan yang diperlukan dan melakukan semua penilaian yang diperlukan sebelum prosedur power start-up tersebut dilakukan.

“Kami berhasil mengadakan tes FPU sesuai dengan jadwal. Kami yakin bahwa pada musim gugur berikutnya, kami akan dapat menarik Akademik Lomonosov ke Pevek sesuai dengan rencana. Pembangkit listrik tenaga nuklir terapung adalah solusi ideal untuk menggerakkan daerah-daerah terpencil,” ujar CEO Rosatom Alexey Likhachev dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/12/2018).

Power start-up adalah serangkaian uji fungsi dan keamanan yang dilakukan terhadap reaktor Akademik Lomonosov. Serangkaian tes ini harus diselesaikan sebelum reaktor tersambung ke jaringan. Tahap pertama pengujian dilaksanakan pada besaran 1-10% dari kapasitas reaktor dan dinaikkan hingga 110% dari kapasitas tersebut di tahap akhir pengujian. Dalam setiap tahapannya, berbagai mode operasi diuji untuk memastikan keamanan FPU.

Baca juga: Sudah Siapkah RI Pakai Listrik dari Tenaga Nuklir?

Semua tes komprehensif dan prosedur persiapan FPU Akademik Lomonosov yang unik diharapkan selesai pada Maret 2019. Akademik lomonosov akan ditarik ke pelabuhan Pevek (kota paling utara Rusia) pada kuartal ketiga 2019. Akademik Lomonosov akan beroperasi sebagai bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir terapung di Pevek, menggantikan kapasitas NPP Bilibino dan Chaunskaya CHPP.

Power start-up adalah tonggak penting dalam proyek Rosatom untuk FPU generasi kedua, yaitu Optimized Floating Power Units (OFPUs), yang akan dibangun secara berangkai dan tersedia untuk diekspor. Strategi Rosatom ialah mempertimbangkan penyediaan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung terbaru untuk pasar SMR yang paling menjanjikan di seluruh dunia. Sejauh ini, teknologi FNPP Rosatom sangat diminati oleh negara di daerah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara.

  Simulasi Penanganan Bencana Nuklir

Akademik Lomonosov adalah proyek percontohan serangkaian unit tenaga modular kecil yang dapat dipindahkan. Proyek ini diproduksi untuk Rosenergoatom, anak perusahaan Rosatom yang bertanggung jawab atas pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia.

“Kami menganggap proyek ini sebagai produk baru yang tidak hanya cocok untuk wilayah Arktik Rusia yang terisolasi tetapi juga untuk sejumlah negara di seluruh dunia. Dengan demikian, hari ini, kami menunjukkan kepada mitra potensial kami sebuah referensi teknologi di bidang reaktor daya nuklir kecil. Saya yakin meningkatnya permintaan akan produk ini akan memperkuat posisi Rusia menjadi yang terdepan di industri teknologi nuklir dunia,” kata dia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini