nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPKH Akan Investasi Langsung Dana Kelolaan Haji ke Arab Saudi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 14 20 1991264 bpkh-akan-investasi-langsung-dana-kelolaan-haji-ke-arab-saudi-YImlCpVX40.jpg Investasi (Foto: Okezone)

SURABAYA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan melakukan investasi langsung dana kelolaan haji mulai 2019. Arab Saudi menjadi negara tujuan investasi langsung ini, sebab investasi tetap berkaitan dengan pengelolaan haji.

"Jadi tahun ini memang belum ada investasi langsung, tahun depan diprioritaskan di Arab Saudi, 15%-20% alokasi dana kelolaan untuk investasi langsung. Bentuknya berkaitan dengan pengelolaan haji seperti penerbangan, hotel, katering," kata dia Kepala Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu dalam konferensi pers di Indonesia Shari'a Economic Festival (ISEF), Grand City, Surabaya, Jumat (14/12/2018).

Baca Juga: BPKH Akan Temui Pengusaha Arab, Bahas Tanah Wakaf Dekat Masjidil Haram

Dia menjelaskan, proses investasi ini sudah masuk dalam tahap negosiasi dan penawaran. Di mana untuk investasi di wilayah Mekah dan Madinah berbentuk investasi jangka panjang, sementara di luar wilayah itu akan menggunakan skema part equity.

"Investasi di Mekah dan Madinah kan enggak bisa memiliki aset, jadi investasinya long term based," kata dia.

Anggito menyatakan, BKPH juga bekerjasama bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka melakukan investasi langsung tersebut. BPKH telah bekerja sama dengan PT Pertamina dan PT Garuda Indonesia.

rupiah

Selain dengan kedua perusahaan plat merah itu, BPKH juga akan bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). "Jadi ada dua yang sudah HOD (Heads of Agreement) dengan BUMN yaitu Garuda Indonesia dan Pertamina," imbuhnya.

Skema investasi langsung ini pun akan mengubah proporsi investasi dana kelolaan haji, sebelumnya terbagi 50% pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH), juga 50% pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) maupun korporasi. Dengan demikian, investasi di SBSN maupun korporasi menjadi sebesar 30 persen karena 20% disalurkan ke investasi langsung.

"Jadi prioritasnya tetap ke investasi tidak langsung," katanya.

Adapun total dana haji yang dikelola BPKH mencapai Rp110 triliun hingga bulan Desember 2018. Tahun depan BPKH targetkan dana kelolaan bisa meningkat Rp11 triliun menjadi Rp121 triliun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini