nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar Tol Gratis saat Libur dan Tahun Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 16:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 18 320 1992925 daftar-tol-gratis-saat-libur-dan-tahun-baru-bFN86aj2kA.jpg Foto: Dok. Jasa Marga

JAKARTA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, masyarakat bersiap mendapatkan kado manis dari pemerintah. Pasalnya jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, ada sejumlah tol Trans Jawa yang akan dioperasikan.

Setidaknya ada lima jalan tol yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember. Adapun rinciannya adalah satu ruas tol milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan empat tol ruas tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Untuk ruas tol milik Waskita Karya adalah Pemalang-Batang. Kemudian ruas tol milik Jasa Marga adalah Batang-Semarang. Lalu kemudian Salatiga (Boyolali) - Kartasura, Kemudian Wilangan (Nganjuk) - Kertosono dan terakhir adalah Pasuruan-Probolinggo (Grati).

 Baca Juga: 5 Ruas Tol Trans Jawa Akan Diresmikan Serentak, Ini Daftarnya

Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, dengan beroperasinya kelima ruas tol tersebut, masyarakat sudah bisa menggunakan jalan tol Trans Jawa saat mudik Natal dan Tahun Baru. Namun untuk sementara jalan tol yang bisa dilalui hanya sebatas dari Pelabuhan Merak di Banten hingga Pasuruan tepatnya di Gerbang Tol (GT) Grati.

Jika dijumlahkan, jarak dari Pelabuhan Merak, Banten hingga Grati, Pasuruan adalah sepanjang 901,03 Kilometer. Sedangkan jika dari Pelabuhan Merak hingga Banyuwangi adalah sekitar 1.200 km.

"Kalau kita lihat udah nyambung dari merak sampai Pasuruan 901,03 kilometer. Kalau dia nyambung sampai Banyuwangi 1.200-an kilometer sekarang untuk Natal dan Tahun Baru baru sale Pasuruan di gerbang tol Grati," ujarnya dalam acara konfrensi pers di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

 Baca Juga: Sambut Natal, Jasa Marga Operasikan 4 Ruas Tol dari Trans Jawa hingga Sulawesi

Subakti menambahkan, nantinya lima jalan tol tersebut statusnya bukanlah fungsional melainkan operasi. Pasalnya kelima ruas tol tersebut sudah mengantongi sertifikat layak operasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Jalan tol yang sudah keluar layak operasi dulu keluar sertifikat layak operasi kemudian kita operasikan. Semua sudah layak operasi," jelasnya.

Meskipun begitu lanjut Bakti, kelima ruas tol tersebut nantinya masih akan digratiskan selama seminggu. Penggratisan tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan yang biasanya akan dilakukan selama seminggu ke depan.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Matangkan Rencana Jajal Tol Jakarta-Surabaya

Menurut Bakti, untuk menetapkan tarif biasnya pihaknya melakukan hitung-hitungan terlebih dahulu. Setelah itu barulah diajukan kepada Kementerian PUPR untuk dikeluarkan Surat Keputusan tarif oleh Menteri PUPR.

"Pada saat operasi itu memang belum ada tarif karena kan ada ujicoba. Mungkin waktu tertentu biasanya sungguh setelah SK Pengoperasian," jelasnya.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini