Sahamnya Dibeli Rp551 Triliun, Kekayaan Pembuat Rokok Elektrik Ini Melonjak Drastis

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 21 320 1994390 sahamnya-dibeli-rp551-triliun-kekayaan-pembuat-rokok-elektrik-ini-melonjak-drastis-3JiNIvn6XE.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA – Pendiri rokok elektrik atau vape Juul Labs, James Monsees dan Adam Bowen kekayaannya melonjak menjadi USD1,1 miliar setelah perusahaan tembakau terbesar di dunia Altria Group mengambil alih 35% saham Juul Labs seharga USD38 miliar atau setara Rp551 triliun (kurs Rp14.500 per USD).

Menurut asumsi Forbes, Jumat (21/12/2018), estimasi kekayaan bersih James dan Adam sekitar USD1,4 miliar dengan masing-masing memiliki 1,75% saham di Juul. Mereka berdua sudah menjual lebih dari 500 juta saham hingga saat ini. Diketahui bahwa Altria menginvestasikan USD12,8 miliar atau 35% saham perusahaan.

 Baca Juga: Vape Setor Cukai Senilai Rp154 Miliar

CEO Juuls Kevin Burns menjelaskan bahwa kemitraan dengan Altria dapat membantu keberhasilan pengalihan para perokok dewasa walaupun keputusan ini menimbulkan kontroversi.

“Kami memahami kontroversi dan skeptisisme yang datang dengan afiliasi dan kemitraan dengan perusahaan tembakau terbesar di AS, Tetapi selama beberapa bulan terakhir, kami diyakinkan oleh tindakan, bukan kata-kata, bahwa sebenarnya kemitraan ini dapat membantu mempercepat keberhasilan kami mengalihkan perokok dewasa,” jelasnya.

 Baca Juga: Baru 20 Perusahaan Vape yang Punya Izin

Penaksiran nilai Juul telah meningkat dua kali lipat dari USD16,2 miliar musim panas ini. Kesepakatan dengan Altria dinilai membantu Altria dalam meraup keuntungan dari pasar rokok elektrik yang sedang tumbuh dan menyebarluaskan jangkauan Internasional seperti AS, Inggris, Kanada, Israel, dan Rusia dimana di sisi lain, Juul juga telah menguasai tiga perempat penjualan rokok elektrik di AS.

Namun beberapa karyawan Juul merasa kesepakatan ini malah mendiskreditkan perusahaan dalam menghilangkan rokok dan menawarkan alternatif baru yang lebih aman. Diketahui juga bahwa rokok menghasilkan 84% dari USD100 miliar dalam penjualan ritel tembakau di Amerika Serikat tahun lalu, sementara rokok elektrik hanya 3%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini