Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Instruksi Presiden: Segera Bangun Rumah Warga Korban Tsunami

Instruksi Presiden: Segera Bangun Rumah Warga Korban Tsunami
Presiden Jokowi (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera membangun rumah warga yang hancur akibat tsunami di pesisir Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. "Setelah didata, pembangunan akan kita mulai dalam waktu tiga bulan ke depan," kata Presiden Jokowi dilansir dari Harian Neraca, Kamis (3/1/2018)

Dana untuk pembangunan rumah warga yang rusak itu, Jokowi mengatakan, anggarannya sama dengan pada pembangunan di lokasi bencana Palu dan Nusa Tenggara Timur (NTT). "Anggarannya sama saja seperti di Palu dan NTT," kata Jokowi menerangkan. Jokowi meminta kepada Menteri PUPR untuk membangun rumah warga yang telah hancur. Pembangunan rumah warga tersebut akan dibangun dengan jarak sekitar 400 meter di atas bibir pantai/pesisir atau mendekati Gunung Rajabasa di Lampung Selatan.

Presiden RI Joko Widodo, Rabu, mengunjungi desa-desa yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda, di pesisir Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Presiden Jokowi bersama Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, didampingi Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan beberapa menteri, antara lain mengunjungi Desa Way Muli Timur dan Kunjir di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

Baca Juga: Longsor Sukabumi, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Berjalan Normal

Belum Berani Pulang

Para pengungsi korban tsunami dan gempa di Lampung Selatan masih bertahan di pengungsian. Mereka belum kembali ke rumah karena belum ada kepastian dari institusi terkait soal status Gunung Anak Krakatau (GAK). "Kami masyarakat di sini masih menunggu kepastian keadaan GAK itu sudah tidak apa-apa, sehingga bisa kembali ke rumah," kata Kepala Dusun III Kenali, Desa Sukaraja, Sanuri.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement