nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliarder Terkaya Vietnam Rambah Bisnis Smartphone, Begini Ceritanya!

Mulyani, Jurnalis · Jum'at 04 Januari 2019 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 04 320 1999895 miliarder-terkaya-vietnam-rambah-bisnis-smartphone-begini-ceritanya-N5mDq87Kgg.jpg Orang Terkaya Vietnam Pham Nhat Voung (Foto: Forbes)

JAKARTA - Pham merupakan miliarder terkaya Vietnam sejak 2013. Kini Pham di bawah naungan Vingroup meluncurkan smartphone dengan nama merek Vsmart.

Melansir dari laman Forbes, Jumat, (4/1/2019), perusahaan terbesar di Vietnam ini merayakan peluncuran jajaran smartphone pertama di Kota Ho Chi Minh. Bisnis smartphone ini menjadi bisnis baru Vingroup yang merupakan konglomerasi yang memiliki beragam bisnis, mulai dari real estate, ritel dan perawatan kesehatan.

"Kami ingin berinvestasi besar dalam penelitian dan penerapan teknologi dan berkontribusi mempromosikan Vietnam di dunia," kata Wakil ketua dan CEO Vingroup Nguyen Viet Quang.

Vingroup meluncurkan empat model smartphone di bawah nama merek Vsmart pada pertengahan Desember. Ponsel ini akan tersedia untuk konsumen di Vietnam serta pasar luar negeri seperti Rusia dan Spanyol. Di pasar asalnya, harga ponsel telah ditetapkan antara 2,49 dan 6,29 juta dong atau senilai USD107 hingga USD270.

Baca Juga: Kisah Sukses Penjual Sandwich Jimmy John Liautaud yang Kini Jadi Miliarder

Konglomerat itu juga mengungkapkan pada di waktu yang bersamaan bahwa mereka sekarang memegang 51% saham di BQ pembuat smartphone Spanyol. Perusahaan yang berbasis di Madrid ini telah mengikuti strategi yang mirip dengan Xiaomi asal China, dengan menjual handset yang spesifikasi kelas atas dan diinginkan konsumen sambil menjaga harga tetap rendah.

VinSmart, unit yang merupakan memproduksi ponsel dalam kemitraan dengan BQ, juga mengungkapkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan tentang hak kekayaan intelektual dengan Qualcomm, perusahaan semikonduktor dan peralatan telekomunikasi yang berbasis di AS. Kesepakatan itu dikatakan sebagai bagian dari kemitraan yang lebih luas yang akan melihat kedua perusahaan itu bekerja untuk mengembangkan lebih banyak smartphone, 5G, perangkat IoT, AI (kecerdasan buatan) dan automotif.

Vinfast merupakan perusahaan mobil konglomerat itu, mulai beroperasi pada September 2017 di Hai Phong, kota pelabuhan dekat Kota Ho Chi Minh. Rencananya akan memiliki lima pabrik di tempat memproduksi hingga 500.000 kendaraan setiap tahun pada tahun 2025.

Baca Juga: Berusia 100 Tahun, Miliarder Tertua Ini Masih Pergi ke Kantor Setiap Hari

"Kami memiliki semangat untuk membangun merek mobil Vietnam yang dapat bersaing di pasar dunia. Kami juga ingin mengembangkan industri yang dapat membantu industri lain di Vietnam," kata pendiri dan ketua Vingroup Pham Nhat Vuong kepada Forbes Asia.

Ambisi Vingroup adalah bergerak melampaui basis industrinya dan mengembangkan ekosistem perangkat elektronik dan pintar. Ini merupakan lintasan luar biasa bagi perusahaan yang dimulai oleh Pham sebagai bisnis mie instan di Ukraina pada tahun 1990-an. Pham memanfaatkan keberhasilan awalnya di sana untuk mulai membangun sebuah kerajaan di negara asalnya yang sekarang meliputi real estate, hotel, ritel, e-commerce, perawatan kesehatan, pendidikan, pertanian dan manufaktur mobil.

Forbes mengakui Pham sebagai miliarder pertama yang muncul dari Vietnam pada tahun 2013. Kekayaan bersihnya saat ini diperkirakan mencapai USD6,3 miliar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini