Begini Strategi Jiwasraya Genjot Kinerja 2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 08 320 2001575 begini-strategi-jiwasraya-genjot-kinerja-2019-dhpoHdmZYJ.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki sejumlah langkah inisiatif dalam meningkatkan kinerja Jiwasraya sepanjang 2019.

Salah satunya yakni dengan cara meningkatkan penjualan produk asuransi Jiwasraya kepada peserta baru, juga menambah manfaat produk asuransi kepada peserta eksisting.

"Saat ini kan Kami punya sekitar 7 juta peserta, kalau setiap peserta tersebut kami tambahin satu produk lagi, itu sudah luar biasa. Kami sebutnya create new business value," kata Hexana kepada awak media saat ditemui di Kementerian BUMN, Selasa (8/1/2019).

 Baca Juga: Mengenal Asuransi Properti, Apa Saja yang Dicover dan Bagaimana Pengajuannya?

Ke depan, lanjut Hexana, dirinya juga akan mengembangkan varian produk asuransi Jiwasraya yang sifatnya lebih simple dan kekinian. Produk dimaksud yakni asuransi mikro dengan premi yang ringan. Produk yang dikembangkan ke depan adalah produk yang berorientasi memberikan proteksi dengan komponen investasi yang tidak mengandung risiko guaranteed return.

"Dalam waktu dekat kami akan mengeluarkan produk simple, lebih ke retail micro insurance. Nah itu akan lebih produktif, karena bukan bersifat utang," ujar Hexana.

Selain itu, Perseroan juga melakukan efisiensi agar bebannya bisa berkurang. Guna mendukung efisiensi tersebut, perseroan juga mengembangkan platform digital yang juga bertujuan meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Ditambah juga dengan meningkatkan pemanfaatan aset tidak produktif.

 Baca Juga: Polemik Klaim Polis Jiwasraya, Ini Saran dari AAJI

Kemudian, perseroan juga fokus membenahi investasi sehingga tidak lagi mengalami ketidakcocokan yang mengakibatkan penundaan pembayaran polis.

"Kita matching-kan antara liabilities dengan aset. Sehingga nanti di masa depan tidak ada lagi missmatch seperti hari ini. Karena yang lalu pokoknya di-invest begitu aja nggak peduli jatuh temponya kapan, padahal liabilities ada yang jangka pendek, ada yang jatuh tempo," tutur Hexana.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini