nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indeks Dolar AS Mulai Bangkit

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 08:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 278 2001854 indeks-dolar-as-mulai-bangkit-0JxNm4PeyX.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA – Indeks Dolar AS rebound pada perdagangan Selasa, 8 Januari 2019. Kurs Dolar AS mulai pulih setelah melemah pada beberapa hari terakhir. Dolar menguat karena pound Inggris dan euro kehilangan kekuatan karena ketidakpastian Brexit dan data ekonomi yang suram.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,25% pada 95,9044 pada akhir perdagangan, dikutip dari Xinhua, Rabu (9/1/2019).

Baca Juga: Dolar AS Jatuh, Investor Spekulasi Perlambatan Bunga The Fed

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1442 dari USD1,1478 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2719 dari USD1,2769 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7139 dari USD0,7142.

Dolar AS membeli 108,63 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,60 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik hingga 0,9812 franc Swiss dari 0,9794 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3282 dolar Kanada dari 1,3296 dolar Kanada.

Nilai komparatif euro dengan greenback memperpanjang kerugian lebih dari 0,31% pada hari Selasa, karena anggota parlemen mulai berdebat dengan Perdana Menteri Theresa May mengenai proposal Brexit yang diusulkan.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

May masih harus berusaha keras untuk menang karena parlemen Inggris dijadwalkan untuk memberikan suara pada rencana Brexit pada 15 Januari.

Euro telah dibebani oleh data output industri yang lamban dari Jerman, ekonomi terbesar Eropa, meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi zona euro.

Output industri turun 1,9% pada November tahun lalu, Kantor Statistik Federal Jerman mengatakan pada hari Selasa, berlawanan dengan ekspektasi pasar sebelumnya kenaikan 0,3% dan menandai penurunan bulanan ketiga berturut-turut.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini