nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PTPP Bikin Perusahaan Patungan Rp63,42 Miliar

Senin 14 Januari 2019 14:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 14 278 2004189 ptpp-bikin-perusahaan-patungan-rp63-42-miliar-RaiWF29RlG.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Raup cuan di bisnis jalan tol, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) telah melakukan penyertaan saham dalam pembentukan perusahaan patungan bernama PT PP Sinergi Banjaratma. ”Pembentukan usaha ini turut menunjang kinerja perusahaan dimana akan memperoleh reccuring income sehingga memperkuat keuangan PTPP,” kata Sekretaris Perusahaan PTPP, Samuel Kana dilansir dari Harian Neraca, Senin (14/1/2019).

Disebutkan, perusahaan patungan tersebut dibentuk pada 8 Januari 2019 oleh PTPP bersama dengan PT PP Properti Tbk (PPRO), PT Jasamarga Properti, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Perkebunan Nusantara IX dan PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Nasional Rajawali Nusantara Indonesia. Dimana modal dasar usaha patungan sebesar Rp63,42 miliar untuk modal ditempatkan dan disetor.

Baca Juga: Laba Bersih PTPP Turun 11,64% Jadi Rp874,67 Miliar

Kemudian setoran dana tersebut tujuannya untuk pembangunan dan pengembangan tempat istirahat dan pelayanan rest area tol Batang-Semarang. Dalam usaha patungan ini, PTPP menyetor modal sebesar Rp20,61 miliar atau setara 32,5%, Jasamarga Properti sebesar Rp12,68 miliar atau setara 20%, WSKT sebesar Rp12,68 miliar atau setara 20%, PPRO sebesar Rp6,34 atau setara 10%, PT Perkebunan Nusantara IX sebesar Rp6,34 miliar atau setara 10% dan PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Nasional Rajawali Nusantara Indonesia sebesar Rp4,75 miliar atau setara 7,5%.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan kontrak baru tumbuh 10% hingga 15% atau sekitar Rp54 triliun.”Target tersebut ditetapkan dengan mengantisipasi adanya pemilihan presiden. Proyek yang diincar dari semua sektor yang meliputi gedung, jalan tol, jembatan, bandara, dermaga, waduk, pembangkit listrik, mobile power plant, shelter," kata Agus.

rupiah

Untuk diketahui, PTPP mengantongi pendapatan Rp14,78 triliun pada 30 September 2018. Jumlah tersebut naik 7,41% dari Rp13,76 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Beban usaha perseroan naik menembus 35,65% secara tahunan pada kuartal III/2018. Kenaikan terjadi dari Rp442,36 miliar menjadi Rp600,05 miliar.

Di sisi lain, beban pendanaan atau bunga naik signifikan secara tahunan pada 30 September 2018. Pasalnya, terjadi kenaikan 94,99% dari Rp237,90 miliar menjadi Rp463,88 miliar. Dengan demikian, laba bersih PTPP senilai Rp874,67 miliar. Pencapaian tersebut turun 11,65% secara tahunan atau year on year.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini