Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

YLKI: Bagasi Berbayar Jangan Lebihi Harga Tiket Pesawat

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 15 Januari 2019 |18:58 WIB
YLKI: Bagasi Berbayar Jangan Lebihi Harga Tiket Pesawat
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - Beberapa maskapai penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) mulai menerapkan bagasi berbayar. Setidaknya hal ini dilakukan oleh tiga maskapai yakni Lion Air, Wings Air, dan Citilink.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan pembayaran bagasi pada maskapai penerbangan LCC itu memang boleh atau legal.

"Namun harus dibatasi jangan sampai bagasi berbayar itu menyundul tarif minimal premium services," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

 Baca Juga: INACA Sebut Bagasi Berbayar Tingkatkan Pendapatan 30%

YLKI kata Tulus tidak setuju apabila tarif bagasi itu terlalu tinggi, sehingga melebihi tarif tiket pesawat tersebut. Apalagi jika sampai mendekati tarif minimal maskapai penerbangan medium.

"Jadi harus tetap ada batasannya maksimal berapa, Menhub Budi Karya harus mengatur itu sampai ke detailnya," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, secara global persaingan bisnis di industri penerbangan sangat ketat. Keuntungan yang diperoleh tidak besar namun memiliki risiko tinggi.

 Baca Juga: Izin Bagasi Berbayar Citilink Belum Keluar

Ditambah lagi, kondisi harga avtur yang merupakan bahan bakar pesawat terus alami kenaikan, di masa itu maskapai juga tidak menaikkan harga. Kondisi ini semakin menekan keuntungan maskapai, sebab kenaikan beban operasional tak diimbangi dengan pendapatannya.

"Sehingga mereka dalam satu harga sepertinya marjinal sekali (batas tepi ke tidak menguntungkan)," katanya ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement