Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Sebut Impor Minyak Pertamina Tumbuh 13,5%

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 16 Januari 2019 |20:27 WIB
Sri Mulyani Sebut Impor Minyak Pertamina Tumbuh 13,5%
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan memperbaiki transaksi berjalan (current account deficit/CAD) dan neraca perdagangan di 2019. Salah satunya dengan pelaksanaan B20.

"Beberapa langkah yang sudah dilakukan untuk perbaikan CAD itu dengan B20. Karena dari sisi migas kita mencoba mengurangi dari sisi defisitnya," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (16/1/2019)

Dia menjelaskan, apabila dilihat dari statistik sejak dilakukannya policy B20 hampir semua impor minyak dan diesel itu turun. Tapi, dari Pertamina itu masih ada positif. Itu yang akan dilihat Pemerintah dari data statistik di Kepabean dan Cukai.

"Di mana impor minyak ini mungkin perlu melihat dari Pertamina implementasi dari B20. Sehingga dia bisa menekan dari sisi kebutuhan impor minyak itu. Dan sudah menggunakan beodiesel," tuturnya.

 Baca Juga: Kurangi Impor, Jokowi Instruksikan Pertamina Beli Minyak dari Seluruh Kontraktor

Dia menuturkan dari sisi 1.147 komoditas yang mendapat PPh impor. kategori impor barang produksi menurun. Terutama barang-barang mewah.

"Dari data yang kita lihat untuk rata-rata impor harian 1.147 itu barang bahan itu menurun 12,9%. Barang mewah 15,4%. Namun barang konsumsi justru mengalami sedikit kenaikan. 0,5% jadi stagnan saja," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement