Namun, lanjut dia dengan PPh impor untuk 1.147 komoditas terlihat penurunan dari impor. Untuk barang-barang yang diberikan PPh impor antara 2,5% sampai 7,5% atau sekitar 18 komoditas mengalami penurunan di atas 12%. Barang mewah menurun 15%.
"Kita lihat beberapa langkah yang sudah kita lakukan memberikan dampak. Namun kan kelihatan bahwa impor kita masih cukup besar di beberapa kategori tadi, yang minyak, karena dalam catatan kita seperti Pertamina masih impornya growth-nya 13,5%. Jadi ini yang perlu dilihat lagi efektivitas dari B20 terhadap impor. Sedangkan kalau berdasarkan per negara nanti kita lihat. Kan yang kita inginkan tingkat kan juga menggunakan semua instrumen fiskal untuk mendukung ekspor," ujarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Kendaraan Listrik Pangkas Impor BBM hingga Rp798 Triliun
Dia menambahkan, baik itu dari sisi manufaktur dan juga destinasi. Nanti Pemerintah lihat dan evaluasi lagi. "Setiap saat kita akan melakukan evaluasi terhadap efektivitas dari kebijakan kebijakan meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor khususnya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.