Ketahanan Energi Nasional Ditopang Pembangunan Infrastruktur di Daerah

Senin 28 Januari 2019 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 28 320 2010564 ketahanan-energi-nasional-ditopang-pembangunan-infrastruktur-di-daerah-N0VNnINtuY.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) disarankan memperkuat rantai bisnis dengan dukungan anak perusahaan. Hal itu untuk menghindari masalah yang sebagian besar datang dari pihak ketiga.

Pengamat sektor energi Salamuddin Daeng mengatakan, keberadaan anak perusahaan Pertamina juga dapat digunakan untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur, termasuk di daerah-daerah dalam rangka memperkuat ketahanan energi.

"Ketahanan energi nasional itu diperkuat dengan juga membangun infrastruktur di daerah," ujar Salamuddin di Jakarta, Senin (28/1/2019).

 Baca Juga: Revisi UU Migas Mendesak Dilakukan

Salamuddin mencontohkan keberhasilan anak perusahaan Pertamina, yakni PT Pertamina Patra Niaga yang membangun depo elpiji di Lombok. Menurut dia, keberhasilan ini perlu dilanjutkan di daerah-daerah lainnya.

"Ketersediaan infrastruktur ketahanan energi daerah harus didukung oleh pemerintah dan sudah saatnya diperbanyak sehingga selain menambah ketahanan energi di daerah, juga membuat biaya angkut energi baik elpiji atau BBM jauh lebih murah," tuturnya.

 Baca Juga: Hati-Hati dengan RUU Migas

Agar tidak memberatkan keuangan Pertamina maupun anak perusahaan, lanjutnya, pembangunan infrastruktur seperti depo elpji dan terminal BBM bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta dengan sistem BOT (build-operate-transfer).

ke depan, tegas Salamuddin, anak perusahaan jangan hanya menjadi papan nama, sementara yang mengontrol pihak ketiga. "ke depan anak perusahaan harus langsung menjadi ujung tombak pemasaran dan garda depan dalam membangun ketahanan energi nasional," katanya. (Sindonews)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini