nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Defisit Transaksi Berjalan Bukan Dosa

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 15:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 30 20 2011420 sri-mulyani-defisit-transaksi-berjalan-bukan-dosa-3r40Bmj4YW.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) itu bukan suatu dosa.

"CAD ini bukan dosa beragama. CAD dalam konteks itu karena sentimen saat ini ketika suku bunga di negara maju itu naik," ujarnya, di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (30/1/2019).

 Baca Juga: Tekanan CAD di Akhir Tahun Cenderung Meningkat

Dia menjelaskan, secara global banyak negara emerging market saving ratio cukup lambat. Walaupun mereka tetap tumbuh, tapi tetap impor modal.

"Tapi apabila kita punya CAD maka akan menjadi sasaran dianggap bisa dihukum. Dan hukumnya yakni, capital outflows dan depresiasi," ungkapnya.

 

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada kuartal IV-2018, defisit transaksi berjalan akan sedikit berada di atas 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini didorong tingginya laju impor Indonesia ketimbang ekspor.

 Baca Juga: Menko Darmin: Tahun Ini Transaksi Berjalan Defisit 3%

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, kondisi transaksi berjalan yang pada kuartal III defisit sebesar USD8,8 miliar atau 3,37% terhadap PDB, masih dalam kondisi yang normal. Sebab, tingginya laju impor memang didominasi oleh bahan baku dan barang modal, menunjukkan adanya pergerakan perekonomian.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini