nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesan Presiden Jokowi untuk Emak-Emak Pelaku UMKM: Harus Jaga Kualitas Barang

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 13:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 30 320 2011368 pesan-presiden-jokowi-untuk-emak-emak-pelaku-umkm-harus-jaga-kualitas-barang-qJKlQNBDiZ.jpg Presiden Jokowi Tinjau Program Mekaar di Bekasi (Foto: Okezone)

BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan di PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di Desa Pantai Bahagia, Cigombong, Bekasi, Jawa Barat. Dalam tinjauannya, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para ibu-ibu pelaku usaha UMKM ini untuk menjaga kepercayaan.

Menurut Jokowi, kepercayaan adalah hal penting untuk keberlangsungan bisnis. Satu kali kepercayaan dilanggar maka pelanggan akan kabur.

"Tapi harus jaga kepercayaan. Kalau kita liat punya barang kualitas A ya A jangan kualitas A tapi kualitas B," ujarnya di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).

Baca Juga: Presiden Jokowi ke Nasabah Mekaar: Produknya Harus Sesuai Keinginan Pasar dan Bagus

Selain menjaga kepercayaan kepada pelanggan, juga harus bisa menjaga kepercayaan dengan PMN. Maksudnya adalah jangan sampai ada tunggakan dalam membayar pinjaman tersebut.

"Pertama jujur ibu ibu ibu mendapatkan kepercayaan dari program Mekaar. Kenapa diberi 2 juta, 3 juta tiga setengah juta karena ibu ibu dipercaya," jelasnya.

Selain kejujuran, lanjut Jokowi, kedisiplinan juga sangat penting untuk keberlanjutan usaha. Menurutnya, kedisiplinan ini bisa dilakukan dari semua aspek dari mulai pembayaran maupun berjualan.

"Karena ibu-ibu dilihat ada kejujuran, tetapi selain kejujuran akan dilihat kedisiplinan," ucapnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bagikan Kiat Sukses Bisnisnya, Seperti Apa?

Kedisiplinan dalam membayar cicilan adalah bagaimana sebisa mungkin menyiapkan uang untuk dibayarkan jauh sebelum jatuh tempo. Sedangkan untuk disiplin dalam berjualan adalah ibu-ibu yang mengikuti program tersebut harus benar-benar dalam berjualan.

"Abis subuh mulai nyiapin nanti jam 6. Kenapa jam 6 karena banyak konsumen yang mau beli,"jelasnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini