nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Garap TOD di Parung Panjang, Perum Perumnas Rilis MTN Rp200 Miliar

Rabu 30 Januari 2019 11:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 30 470 2011277 garap-tod-di-parung-panjang-perum-perumnas-rilis-mtn-rp200-miliar-HpHmhdRYWA.jpg (Foto: ant)

JAKARTA – Ditunjuk menjadi holding BUMN Perumahan, Perum Perumnas terus perkuat modal dalam menunjang ekspansi bisnisnya. Maka guna mendanai ekspansi tersebut, Perumnas baru saja melakukan pendaftaran surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 200 miliar.

Berdasarkan keterangan resmi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, kemarin. MTN II Perum Perumnas tahun 2019 ditawarkan dengan bunga 8,825%. Satuan perdagangan sebesar Rp 5 miliar. Frekuensi pembayaran bunga setiap triwulan dan jatuh tempo 367 hari kalender atau pada 31 Januari 2019. Tanggal distribusi 29 Januari 2019. Bertindak sebagai agen pemantau dan agen jaminan ada PT Bank Bukopin Tbk.

Tahun ini, Perum Perumnas menargetkan nilai pendapatan pra penjualan atau marketing sales pada sekitar Rp 3,5 triliun hingga Rp 4 triliun. Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perumnas, Galih Prahananto pernah bilang, target dalam jumlah besar tersebut seiring dengan jumlah proyek berjalan dan yang akan diluncurkan pada 2019 cukup banyak.

 Baca juga: Perumnas Kebut Pembangunan Proyek TOD pada 2019

Proyek yang diluncurkan Perumnas pada 2019 dipastikan masih akan tetap berfokus pada segmentasi menengah bawah.”Tahun ini kami cukup banyak proyeknya, tugas kami melayani masyarakat berpenghasilan rendah dan backlog pun masih cukup tinggi, jadi tetap ekspansif” ujarnya dilansir dari Harian Neraca.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS

Selain itu, Galih menambahkan, pada 2019 pihaknya juga akan berkonsentrasi pada pengembangan hunian yang berdampingan dengan moda transportasi. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi MBR untuk mengurangi biaya transportasi dan mengurangi jumlah pemakaian kendaraan pribadi.

Perum Perumnas akan mengembangkan proyek hunian berskala kota dengan konsep transit oriented development di Parung Panjang. Perumnas akan mengembangkan stasiun commuter line baru dan rumah tapak di lahan seluas 200 hektare. Untuk pengembangan tahap pertama, Perum Perumnas akan mengembangkan lahan seluas 5 hektare terlebih dahulu dengan nilai investasi sekitar Rp50 miliar hingga Rp100 miliar dan pengembangan fasilitas seperti jalan layang dan fasilitas stasiun.

Galih optimistis Perumnas akan tetap berekspansi di 2019 kendati tahun depan merupakan tahun politik. Bahkan, dirinya mengaku semakin optimistis dengan segera terbentuknyaholding BUMN perumahan.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini