Nicke melanjutkan, porsi belanja modal sebesar USD4,2 miliar akan diprioritaskan untuk sektor hulu. Sebesar USD2,52 miliar atau 60%nya digunakan untuk sektor hulu.
Baca Juga: Pertamina Teken 3 Kerja Sama dengan Raksasa Migas Italia
Kebutuhan sektor hulu nantinya akan digunakan untuk melakukan pengeboran sumur minyak yang baru dan lama. Sehingga produksi minyak bisa meningkat pada tahun depan.
"Porsi hulunya 60% itu kebanyakan untuk melakukan drilling meningkatkan produksi," ucapnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.