nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Akui Sistem Logistik Indonesia Masih Kalah dengan Malaysia

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 11:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 320 2014296 menko-darmin-akui-sistem-logistik-indonesia-masih-kalah-dengan-malaysia-JbplgV9FSH.jpg Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menurut data Logistics Performance Index (LPI) yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, selama dua tahun terakhir ini indeks efisiensi logistik Indonesia naik 17 peringkat, dari posisi 63 pada 2016 menjadi urutan 46 pada 2018.

"Namun, kenaikan itu, Indonesia masih berada di bawah negara-negara berkembang lainnya, seperti Singapura di peringkat 7, Thailand 32, Vietnam 39 dan Malaysia 41. Walaupun kita berhasil membuat loncatan ke peringkat 46, kita perlu berjuang betul agar mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu (6/2/2019).

 Baca Juga: Menko Darmin: Kita Berusaha Perbaiki Logistik dengan Bangun Infrastruktur

Dengan hal tersebut, lanjut dia, pihaknya akan mempelajari untuk mengefisienkan sistem logistik dan nantinya bisa mendorong lahirnya suatu sistem logistik yang lebih multi moda yang lebih banyak pilihannya.

"Jadi, tadi kami diskusi dengan asosisasi di lingkungan logsitik untuk melakukan indentifikasi langkah-langkah perbaikan baik itu sifatnya kebijakan di pemerintahan maupun yang leboh ke operasional di lapangan saya sampaikan tadi kita fokus ekpor impor dan pangan," tuturnya.

 Baca Juga: Menko Darmin Kumpulkan Pengusaha Logistik Bahas Tol Mahal

Darmin menambahkan, pertemuan dengan asosiasi logistik ini sudah lama mengidentifikasi dan mengusulkan untuk diperbaiki, sehingga dengan cepat mereka bisa identifikasi apa saja hal-hal yang bisa diusulkan.

"Tapi kita bicarakan ini lebih lanjut sehingga kita bisa tentukan prioritasnya mana yang kita perbaiki dan kita tetapkan terlebih dahulu yang pasti ini tidak bisa dalam satu kali," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini