"Infrastruktur yang kami siapkan itu saya dengan yang kemarin. Mudah-mudahan bisa," ucapnya.
Selain itu lanjut Ridwan, dirinya juga menyebut jika yang mengakses situs ini tidak sebanyak pada saat CPNS 2018 lalu. Sebab ini lowongan PPPK ini hanya dikhususkan tenaga honorer K2.
"Kapasitas jumlahnya yang mengakses juga tidak sebanyak CPNS," ucapnya.
Ditambah lagi lanjut Ridwan, orang-orang yang mendaftar bukanlah orang-orang Milenial. Sebab tenaga K2 ini rata-rata berusia 35 tahun ke atas yang mana membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses internet.
"Pokoknya jam empat sore bisa. sudah-mudahan gini yang sekarang kan bukan milenial," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)