nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Portal Pengumuman Pegawai Kontrak Setara PNS Sulit Dibuka, BKN: Mohon Bersabar

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 16:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 08 320 2015423 portal-pengumuman-pegawai-kontrak-setara-pns-sulit-dibuka-bkn-mohon-bersabar-csY4LOxQ6l.jpg Portal Rekrutmen PPPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di http://sscasn.bkn.go.id untuk pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I sudah bisa diakses. Akses portal tersebut sudah mulai dibuka pada pukul 16.00 WIB.

Okezone berkesempatan untuk menelusuri website SSCASN. Namun pada pukul 16.10 WIB, Okezone belum bisa mengakses portal tersebut.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, portal tersebut sudah bisa dibuka. Namun butuh kesabaran untuk bisa membukanya karena tergantung dari sinyal.

Baca Juga: Portal Pengumuman Pegawai Kontrak Setara PNS Hanya Berisi Flyer

"Saya sudah bisa membuka. Kalau lama mohon bersabar," ujarnya kepada media, Jumat (8/2/2019).

Hal ini berbanding terbalik dengan pernyataan Ridwan sebelumnya. Ridwan mengatakan, pihaknya optimis portal SSCAN ini tidak akan mengalami down.

Sebab menurutnya, kapasitas infrastruktur yang disediakan saat ini sama dengan saat pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 lalu.

Pada CPNS tahun lalu sendiri portal SSCN memiliki kapasitas akses hingga 1 juta pengunjung per hari. Sedangkan fasilitas yang disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk verifikasi identitas disiapkan 750 hampir 800 akses teman teman di back office.

pns

"Infrastruktur yang kami siapkan itu saya dengan yang kemarin. Mudah-mudahan bisa," ucapnya.

Selain itu lanjut Ridwan, dirinya juga menyebut jika yang mengakses situs ini tidak sebanyak pada saat CPNS 2018 lalu. Sebab ini lowongan PPPK ini hanya dikhususkan tenaga honorer K2.

"Kapasitas jumlahnya yang mengakses juga tidak sebanyak CPNS," ucapnya.

Ditambah lagi lanjut Ridwan, orang-orang yang mendaftar bukanlah orang-orang Milenial. Sebab tenaga K2 ini rata-rata berusia 35 tahun ke atas yang mana membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses internet.

"Pokoknya jam empat sore bisa. sudah-mudahan gini yang sekarang kan bukan milenial," jelasnya.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini