nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arab Saudi Janji Kurangi Produksi, Harga Minyak Naik

Rabu 13 Februari 2019 08:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 13 320 2017184 arab-saudi-janji-kurangi-produksi-harga-minyak-naik-fsKctC8SUN.jpg Kilang Minyak (Reuters)

JAKARTA - Harga minyak naik lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah data menunjukkan bahwa OPEC memangkas produksi lebih tajam pada Januari, dan Arab Saudi sebagai anggota utama mengatakan akan mengurangi produksinya pada Maret dengan tambahan 500.000 barel.

Meningkatnya optimisme para investor untuk terobosan dalam putaran terakhir diskusi perdagangan AS-China juga mendorong minyak berjangka ketika anggota-anggota kedua belah pihak bertemu di Beijing.

Baca Juga: Harga Minyak Jatuh Dipicu Kenaikan Produksi AS

Patokan global, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April naik USD0,91 atau 1,5%, menjadi ditutup pada USD62,42 per barel di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Antaranews, Rabu (13/2/2019).

Sementara itu, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik USD0,69 atau 1,3% menjadi ditutup pada USD53,10 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak naik tipis pasca penyelesaian perdagangan setelah data dari American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS secara tak terduga turun.

Kilang Minyak

Persediaan minyak mentah turun 998.000 barel dalam pekan yang berakhir 8 Februari menjadi 447,2 juta, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 2,7 juta barel. Stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman turun 502.000 barel, kata API.

Pemotongan produksi yang efektif hingga akhir Juni oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia telah memperketat pasar meskipun ada peningkatan produksi di negara-negara non-anggota, terutama Amerika Serikat.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini