nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Avtur Tinggi Jadi Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat, Simak Fakta Sebenarnya

Rany Fauziah, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 08:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 15 320 2018407 harga-avtur-tinggi-jadi-penyebab-mahalnya-tiket-pesawat-simak-fakta-sebenarnya-MbsvQI4FPP.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA- Pemerintah sedang berupaya menyesuaikan harga avtur di Indonesia, setelah beberapa kalangan mengeluhkan mahalnya harga bahan bakar pesawat tersebut. Mahalnya harga avtur menjadikan penyebab naiknya harga tiket pesawat.

Berikut fakta-fakta yang telah dirangkum Okezone mengenai harga avtur, Senin (18/2/2019)

1. Presiden Terkejut Harga Tiket Pesawat Melonjak

Dia mengaku kaget mengetahui harga tiket maskapai penerbangan yang mengalami kenaikan signifikan. Mahalnya harga tiket itu mendapat keluhan langsung dari Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani.

"Berkaitan dengan harga tiket pesawat, saya terus terang kaget," ujar Jokowi.

2. Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal karena Avtur

Harga tiket pesawat mahal lantaran mahalnya harga avtur dalam negeri yang dimonopoli Pertamina. Bahkan, Presiden Jokowi menyebut harga avtur nasional 30% lebih mahal dari harga Internasional.

Baca Juga: Ditjen Pajak Keberatan Harga Avtur Mahal karena PPN

"Karena monopoli, harga jadi tidak kompetitif, bandingkan harga avtur disitu dengan yang di dekat-dekat lain, terpaut kurang lebih 30-an persen," kata Jokowi.

3. Presiden Jokowi Panggil Dirut PT Pertamina terkait Avtur

Presiden Jokowi segera memanggil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Orang nomor satu Indonesia ini meminta kejelasan soal harga avtur di dalam negeri.

"Besok pagi saya akan undang Dirut Pertamina," ujar Jokowi dalam acara gala dinner PHRI di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (11/2/2019).

4. Presiden Beri Peluang Swasta Jual Avtur

Kepala negara juga mengatakan, Pertamina harus menjadikan perusahaan lain memasok permintaan avtur jika tidak bisa membuat harga sesuai pasar internasional.

"Pilihannya hanya satu, harganya bisa sama dengan harga Internasional tidak? Kalau tidak bisa, saya akan masukkan kompetitor lain. Sehingga terjadi kompetisi," kata dia.

5. Harga Avtur RI Dianggap Wajar Dibanding Negara Tetangga

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menjelaskan, harga avtur di Indonesia masih terbilang murah dibandingkan dengan Singapura.

Sekadar informasi, berdasarkan data WFS Shell dan China National Aviation Fuel (CNAF) dan Blue Sky yang selalu diterbitkan secara periodik, harga avtur Pertamina di Soekarno Hatta USD42,3 sen per liter.

Baca Juga: Masuk Bisnis Avtur, BP-AKR Jadi Kompetitor Pertamina

Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan beberapa harga avtur di bandara internasional lainnya, seperti Changi, Singapura sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia yang mencapai USD56,8 sen per liter, dan bandara di China yang sebesar USD46,13 sen per liter-nya.

Bahkan harga avtur Pertamina ini, perbandingannya dua kali lipat lebih murah dibanding bandara SYD Kingsford di Australia dengan harga USD103,11 sen per liter.

6. Harga Avtur Sudah Turun sejak November 2018

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim harga avtur di Indonesia sudah kompetitif dan tidak yang memonopoli harga. Lebih lanjut, diterangkan juga bahwa harga avtur di Indonesia sudah mulai turun seiring dengan harga global yang juga mengalami penyusutan.

"Jadi harga avtur sekarang posisinya terus turun sejak bulan November dan sudah disampaikan oleh Bu Menteri BUMN. Coba tanyakan ke direktur Pertamina, tapi ini sudah kompetitif," ujar Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Jakarta, Selasa (12/2/2019)

7. Avtur Bukan Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Dilihat dari urutan dan kontribusinya, komponen tersebut adalah biaya leasing pesawat, biaya maintenance, repair dan overhaul, biaya avtur (bahan bakar), biaya SDM, dan biaya asuransi.

"Jadi menyikapi soal harga avtur dan memahami bahwa ini adalah bisnis murni business to business (b to b). Saya yakin Pertamina pasti akan jual avtur dengan harga yang pasti membuahkan keuntungan bagi BUMN ini walau harganya diturunkan sekalipun," kata pengamat kebijakan energi nasional Sofyano Zakaria di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

8. Jika Avtur Turun Harga Tiket Pesawat Disesuaikan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, jika harga avtur turun maka komponen-komponen dalam menentukan tiket pesawat juga bisa berubah. Artinya harga tiket pesawat juga kemungkinan besar bisa disesuaikan.

"Kalau harga avtur turun otomatis kan komponen-komponen biaya tarikan berpengaruh nanti kita lihat lakukan penyesuaian kembali," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

9. Presiden Jokowi Perintahkan Menteri Hitung Ulang Harga Avtur

“Tadi baru, tadi baru kita rapatkan. Saya sudah perintahkan untuk dihitung mana yang belum efisien, mana yang bisa diefisienkan, nanti akan segera diambil keputusan,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Gubernur Jambi, dan para duta besar baru RI untuk negara sahabat, di Istana Negara, Jakarta, yang dilansir dari Setkab, Rabu (13/2/2019) .

Presiden Jokowi memastikan akan segera mengambil keputusan terkait harga itu setelah ada kalkulasinya dari kementerian/lembaga terkait.

10. Swasta Minati Bisnis Avtur

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesomo menyambut baik pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Bersama dengan British Petroleum (BP), pihaknya akan membentuk sebuah perusahaan patungan untuk merambah bisnis tersebut. Perusahaan patungan ini lah yang nantinya akan menjalankan bisnis bahan bakar termasuk Avtur.

"AKR sudah menandatangani joint venture dengan BP. Saat ini sedang tahap persiapan," ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (14/2/2019).

11. Ditjen Pajak Membantah Bukan Karena PPN Avtur tinggi

"Selama ini avtur sudah terutang PPN 10%, jadi kalau dibilang pajak sebagai penyebab tingginya harga avtur saat ini, itu rasanya tidak tepat," ujar Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Dia menyatakan, bukan hanya Indonesia, tapi negara-negara lain juga menerapkan PPN pada avtur, meski besarannya berbeda-beda. Oleh sebab itu, jika PPN dikaitkan pada kenaikan harga avtur hingga berdampak pada tiket pesawat, hal yang tidak tepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini