nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prabowo Sebut Indonesia Akan Impor 100% BBM, Bos Pertamina: Tidak Mungkin

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 20:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 18 320 2019774 prabowo-sebut-indonesia-akan-impor-100-bbm-bos-pertamina-tidak-mungkin-zx4tm3qpov.jpg Foto: Dirut Pertamina Nicke Widyawati (Okezone)

JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut jika Indonesia akan mengimpor 100% Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat. Hal itu dikatakan Prabowo dalam debat capres kedua Minggu malam.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, tidak mungkin jika Indonesia akan mengimpor 100% kebutuhan BBM dalam negeri. Sebab menurutnya, saat ini saja produksi minyak Indonesia mencapai 800 ribu barel per harinya.

"Tidak mungkin. Kita saja sejak hari ini produk kita 800 ribu barel per hari dari kilang yang sekarang," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/2/2019).

 Baca Juga: Impor BBM Bakal Tembus 1 Juta Barel jika Mobil Listrik Tak Dikebut

Apalagi lanjut Nicke, saat ini juga Pertamina tengah melakukan pembangunan kilang baru di beberapa daerah. Kilang-kilang yang akan dibangun sendiri memiliki kapasitas produksi yang cukup besar sekali.

Salah satu contohnya adalah pembangunan kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur. Pembangunan kilang minyak ini diperkirakan bisa menghasilkan minyak sebanyak 100 ribu per harinya.

"Juga sekarang membangun Balikpapan itu akan menambah kapasitas 100 ribu barel. Kita juga akan membangun kilang-kilang lainnya," ucapnya.

Selain itu lanjut Nicke, Pertamina juga akan segera mengelola beberapa blok migas yang memiliki kapasitas produksi yang cukup besar seperti salah satunya adalah. Blok Rokan sendiri memiliki kapasitas produksi mencapai 800 barel per hari atau atau setara 25% produksi minyak nasional.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Kendaraan Listrik Pangkas Impor BBM hingga Rp798 Triliun

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Bos Pertamina meyakini jika pada tahun 2026 nanti kapasitas produksi Pertamina akan tembus 2 juta barel per hari. Artinya dengan kapasitas produksi sebesar itu, besar kemungkinan jika Indonesia tidak akan lagi mengimpor minyak dari luar negeri.

"Sehingga dalam 2026 kapasitas terpasang kilang kita menjadi 2 juta barel pe rhari. Insya Allah mohon suport dari semuanya. Nantinya tidak ada lagi impor produk BBM ketika semuanya sudah selesai," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini