JAKARTA - Pemerintah berencana menghentikan impor solar mulai 2026. Kebijakan itu akan ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, khususnya setelah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).
Berikut fakta-fakta Indonesia stop impor solar yang dirangkum Okezone, Sabtu (10/1/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional penguatan ketahanan energi.
"Bukan penutupan, ya. Sesuai yang sudah diumumkan Pak Menteri, tahun 2026 nanti solar sudah tidak kita impor lagi. Kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah RDMP Balikpapan beroperasi," ujar Laode di Jakarta.
Dia menyebutkan, rencana tersebut telah disosialisasikan kepada badan usaha, termasuk pihak swasta.
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema distribusi agar pasokan solar domestik tetap terjaga saat kebijakan ini mulai diterapkan.