nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Bulan Jelang Pilpres, Sri Mulyani Klaim Ekonomi RI Kuat

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 17:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 19 20 2020174 2-bulan-jelang-pilpres-sri-mulyani-klaim-ekonomi-ri-kuat-x253LMXtOZ.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, dua bulan jelang kontestasi pemilu 2019, ekonomi Indonesia dalam kondisi yang kuat. Hal itu disampaikannya saat melakukan pertemuan dengan para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Seperti diketahui, pada 17 April 2019 mendatang akan berlangsung pemilu, Pileg dan Pilpres secara serentak di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengajak para pengusaha untuk terlibat dalam penyusunan rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) ke depannya. Sehingga pengelolaan APBN memang dirasakan oleh setiap pihak sehingga ekonomi nasional pun dapat semakin kuat.

"Jadi mari bersama-sama kita kelola, yang mampu dikontrol mari dikelola dengan baik, yang tidak, mari kita cari apa yang bisa dilakukan," katanya di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga: Stunting Bikin Indonesia Rugi Rp300 Triliun per Tahun

Dia pun menyatakan, untuk kondisi ekonomi di awal tahun 2018, hingga saat ini tetap terkontrol dengan baik. Bahkan jelang dua bulan pemilu ekonomi dinilai kuat, berbeda dengan negara lain yang pada umumnya jelang pemilu terjadi gejolak ekonomi.

"India jelang pemilu agak melemah, Indonesia dua bulan jelang pemilu, tapi ekonomi kuat, agak exceptional sih. Anda semua mungkin tidak menyadarinya," ujarnya.

Dia menyatakan, kuatnya ekonomi nasional ini juga ditandai dengan APBN yang sehat. Sebab, pada negara-negara tertentu dalam kondisi demikian, ekonomi memang kuat tetapi kondisi fiskalnya tidak baik.

"Ekonomi kuat, APBN sehat, karena banyak negara lain ekonomi kuat, APBN-nya berdarah-darah karena kebijakannya populis banget," kata dia.

Baca Juga: Ditopang Daya Beli, Ekonomi Indonesia di 2019 Diprediksi Lebih Baik

Bendahara Negara tersebut memastikan, ke depan pemerintah akan terus menjaga ekonomi agar terus sehat dan kredibel. Dia pun mengajak pengusaha agar memanfaatkan insentif yang ditawarkan oleh pemerintah.

"Kami punya banyak insentif, selama APBN kuat dan sehat, saya mau desain insentif yang sesuai dunia usaha. Tapi saya ingin jumlah kesempatan kerja, ekonomi tumbuh, investasi nambah, ekspor makin tinggi," tukasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini