nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PGN Dapat Pasokan Gas dari Santos 20,3 BBTUD hingga 2023

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 20:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 19 320 2020257 pgn-dapat-pasokan-gas-dari-santos-20-3-bbtud-hingga-2023-D4KvEessgD.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Santos Pty Ltd yang mengelola lapangan Meliwis (Madura Offshore).

Tambahan pasokan ini akan semakin memperkuat suplai gas PGN untuk pelanggan dan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengungkapkan, PJBG bersama Santos akan memperkuat dan memperluas cakupan layanan gas PGN, terutama untuk wilayah Jawa Timur, yang merupakan salah satu pusat industri dengan populasi rumah tangga yang padat. Oleh karena itu, kehadiran PGN akan menjadi penting dan vital dalam memenuhi kebutuhan energi di wilayah tersebut.

 Baca Juga: Jadi Sub Holding Gas, Ini Rencana PGN di 2019

Sumber penyediaan gas dalam PJBG ini berasal dari Wilayah Kerja Penjual dari Lapangan Meliwis. Jumlah kontrak harian sejumlah 20,3 Bbtud dengan periode kontrak sejak tahun 2020 sampai dengan Agustus 2023. Adapun penyaluran gas akan menggunakan East Java Gas Pipeline dan merupakan sinergi Sub Holding Gas dengan Pertagas.

“Dengan kata lain, stabilitas harga dan pasokan akan sangat membantu PGN merealisasikan cita-cita ketahanan energi nasional demi memajukan perekonomian rakyat,” ujar Danny dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Selaku Sub Holding Gas, PGN berupaya bekerja ekstra agar kinerja finansial terjaga, sehingga masyarakat bisa menikmati energi baik yang efisien dan ramah lingkungan.

Selama periode Januari-Oktober 2018, PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 828,98 juta kaki kubik per hari (MMscfd) dengan rinciannya, sepanjang Kuartal III-2018 volume gas distribusi sebesar 800,10 MMscfd dan volume transmisi gas bumi sebesar 28,88 MMscfd.

 Baca Juga: PGN-Pertagas Kuasai 96% Bisnis Hilir Gas di Indonesia

PGN yang kini berada dalam naungan Holding BUMN Migas, akan bersama-sama dengan PT Pertamina (Persero) selaku induk Holding BUMN Migas serta Pertagas sebagai anak usaha PGN, untuk melakukan perbaikan serta memperkuat jaringan bisnis.

Hingga kuartal III-2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 35,75 km dan saat ini mencapai lebih dari 7.516,70 km atau setara dengan 80% dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini