nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres JK: Kita Butuh SDM yang Lebih Canggih Lagi

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 13:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 27 320 2023449 wapres-jk-kita-butuh-sdm-yang-lebih-canggih-lagi-3jrxFouZcE.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Dies Natalis ke-50 tahun Perbanas pada hari ini. Dalam sambutannya, JK berterima kasih karena selama setengah abad ini, Perbanas telah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal di bidang Perbankan.

Menurut JK, banyak sekali orang-orang hebat di perbankan yang lahir dari kampus ini. Dirinya berharap jika hal tersebut terus terjadi dan berlanjut karena sesuai komitmen pemerintah untuk mengembangkan SDM

"Selamat kepada Perbanas yang telah mengabdi selama 50 tahun. Telah memberikan SDM yang berkualitas di bidang perbankan," ujarnya dalam acara di Perbanas Institute, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

 Baca Juga: Sri Mulyani: Vokasi Jadi Fokus Pemerintah Atasi Masalah Produktivitas Tenaga Kerja

Meskipun begitu lanjut JK, Perbanas juga harus bisa menghasilkan SDM yang lebih canggih lagi dari sekarang. Maksudnya adalah, SDM yang dihasilkan tidak hanya dididik untuk menjaga kepercayaan, melainkan juga harus bisa menguasai teknologi.

Karena sekarang hampir semua lini bisnis sudah berubah menuju digital. Mereka yang tidak menguasai digital maka lama kelamaan akan tergerus dengan sendirinya.

"Dibutuhkan SDM yang lebih canggih lagi ilmunya. Kalau dulu bank itu bisnis kepercayaan. Sekarang bisnis kepercayaan dan IT," katanya.

 Baca Juga: Sri Mulyani: Indonesia Negara Besar, Butuh Waktu dan Upaya Keras Hadapi Industri 4.0

JK menambahkan, saat ini perbankan bisa saja tergerus jika tidak memiliki teknologi yang besar bagus. Apalagi saingannya saat ini bukan antar bank satu dengan lainya, melainkan dengan perusahaan financial technology (fintech).

"Karena saingannya sekarang fintech. Kalau dulu bisnisnya kepercayaan orang simpan kredit. Sekarang kecepatan dan kepercayaan," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini