nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Semen Baturaja Merosot 48,12%

Jum'at 01 Maret 2019 12:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 01 278 2024425 laba-semen-baturaja-merosot-48-12-lPEI0loYHi.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTAPT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan laba Rp76,07 miliar atau turun 48,12%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp146,64 miliar. Kendatipun perolehan laba merosot, namun pendapatan perseroan tumbuh 28,38% atau menjadi Rp1,99 triliun, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,55 triliun.

Sementara beban perseroan meningkat 19,62% menjadi Rp1,28 triliun dibandingkan tahun 2017. Dengan demikian, laba kotor perseroan pada 2018 sebesar Rp706,64 miliar, meningkat 49,45% dari 2017 yang tercatat Rp472,81 miliar. Namun, beban keuangan perseroan pada 2018 melonjak menjadi Rp118,64 miliar dari sebelumnya Rp745,57 juta. Adapun, total aset SMBR pada 2018 Rp5,53 triliun, meningkat 9,20% dibandingkan dengan 2017 Rp5,06 triliun.

Baca Juga: Bangun Pabrik Baru, Semen Baturaja Kantongi Izin Pemda

Tahun ini, Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim pernah bilang, perseroan berusaha menjaga pertumbuhan volume penjualan di atas 20% atau ditargetkan mencapai 2,75 juta ton atau tumbuh 26% dibanding tahun 2018 sebesar 2,18 juta ton. Disampaikannya, perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah distribusi emiten ini. “Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatra Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton (tumbuh 9% dibanding tahun 2017) sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai,” ujar Jobi dilansir dari Harian Neraca, Jumat (1/3/2019).

SMBR optimis prospek permintaan semen di wilayah Sumatra Bagian Selatan akan terus meningkat seiring dengan beroperasinya jalan tol Trans Sumatra dari Bakauheni sampai Palembang yang dijadwalkan akan beroperasi April 2019. Emiten sektor industri dasar ini mengharapkan multiplier effect dari pembangunan infrastruktur pemerintah yang diharapkan akan memunculkan sentra ekonomi baru di sepanjang jalan tol tersebut yang nantinya akan mendongkrak konsumsi semen. "Juga masih menantikan proyek jalan tol berikutnya seperti Palembang-Bengkulu dan Palembang-Jambi,” jelasnya.

grafik

Dari sisi operasional, SMBR saat ini memiliki dua pabrik di Baturaja dengan kapasitas produksi 3,85 juta ton per tahun. Pemenuhan kebutuhan armada angkutan semen juga sudah terpenuhi pada November tahun lalu yang menambah optimisme manajemen untuk mencapai target tahun ini. Dari sisi kinerja keuangan, SMBR menargetkan pertumbuhan laba bersih setelah sebelumnya laba bersih mengalami konsolidasi pada tiga tahun terakhir. “Untuk bottom line, tahun ini merupakan momentum bagi SMBR untuk rebound setelah tahun-tahun sebelumnya laba bersih tertekan sehubungan dengan beroperasinya pabrik Baturaja II,” kata Jobi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini