JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan jika perekonomian Indonesia memiliki fundamental yang sangat kuat. Hal tersebut terbukti dari tumbuhnya ekonomi Indonesia meskipun hanya 5,17% pada 2018.
Pada tahun lalu kondisi global sedang tidak ramah. Hal tersebut membuat beberapa negara mengalami krisis ekonomi pada tahun lalu. Sebagai salah satu contohnya adalah krisis ekonomi yang terjadi pada Turki. Selain itu ada juga krisis pada Venezuela yang bahkan negara ini disebut-sebut bangkrut pada tahun lalu.
"Kalau negara lain enggak tahan karena gelombang dampak dari ketidakramahan dunia seperti Turki krisis Brazil hampir saja, kita justru tahan bahkan kita juga tidak hanya jaga stabilitas tapi juga ekonominya naik," ujarnya dalam acara Hari Jadi RSM ke-34 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (4/3/2019).
Baca Juga: Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Kian Berjaya, Ini Sederet Alasannya
Menurut Perry, jangan hanya melihat dari angka pertumbuhannya saja melainkan juga dari faktor-faktor penunjangnya. Seperti misalnya adalah konsumsi rumah tangga yang masih tumbuh di atas 5%.