nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Tertekan ke Rp14.125/USD, Jamu Gubernur BI Belum Ampuh

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 17:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 04 278 2025661 rupiah-tertekan-ke-rp14-125-usd-jamu-gubernur-bi-belum-ampuh-R8CWQ5U78J.jpg Foto: Rupiah Melemah (Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah pada penutupan perdagangan sore ini. Rupiah masih berada di level Rp14.100-an per USD.

Padahal Gubernur BI Perry Warjiyo sudah menyiapkan beberapa jamu untuk menyehatkan dan menstabilkan Rupiah.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (4/3/2019) pukul 17.15 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange ditutup turun 10 poin atau 0,07% ke level Rp14.130 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.115 per USD – Rp14.155 per USD.

 Baca Juga: Rahasia 'Jamu' Ala Gubernur BI untuk Stabilkan Rupiah

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 15 poin atau 0,10% ke Rp14.125 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.107 per USD – Rp14.150 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, pada waktu belakangan ini Rupiah sudah mulai stabil di angka Rp14.000 per USD. Bahkan sesekali menyentuh angka Rp13.900 per USD.

"Tahun lalu nilai tukar sempat Rp15.000-an, sekarang stabil di Rp14.000-an perkiraan kita ke depan Rupiah akan stabil meski sekarang masih terlalu murah," ujarnya.

 Baca Juga: Dolar AS Tekan Rupiah ke Rp14.155 per USD

Perry menambahkan, pihaknya menyiapkan jamu khusus agar nilai tukar Rupiah bisa sehat dan stabil. Setidaknya ada lima resep jamu yang disiapkan oleh Bank Indonesia agar nilai tukar Rupiah bisa terus stabil di level Rp14.000 per USD.

"Jamu kebijakan Moneter. Kapan harus didorong, kapan harus dikendalikan likuiditasnya. Jamu kebijakan makro prudensial. Jamu sistem pembayaran. Jamu pengendalian pasar keuangan. Jamu keuangan syariah," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini