nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skema Rumah Subsidi untuk PNS, Gaji Rp8 Juta Beli Rumah Rp250 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 17:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 05 470 2026177 skema-rumah-subsidi-untuk-pns-gaji-rp8-juta-beli-rumah-rp250-juta-Rwl8PeizYy.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan rumah subsidi khsusus Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI dan Polri. Salah satu caranya adalah dengan menaikan batas maksimal penerima Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Rp4 juta menjadi Rp8 juta.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Harry Endang Kawidjaja menyambutnya dengan positif. Menurut Endang, dengan program tersebut, maka bisa membuka pasar baru para pengembang.

Selama ini banyak yang berpenghasilan MBR nanggung dengan pendapatan Rp5 juta misalnya tidak bisa memiliki rumah subsidi. Sebab penghasilan mereka di atas batas maksimal yang sesuai dengan aturan Rp4,5 juta.

"Pasti membantu, itu kan bisa menambah kelompok sasaran baru," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

 Baca Juga: Ada Rumah Subsidi PNS, Jangan Lupakan UMKM!

Di sisi lain, generasi milenial juga banyak yang tidak mau memiliki hunian dikarenakan gaya hidupnya sendiri. Banyak PNS maupun swasta milenial yang lebih memilih untuk membeli barang untuk gaya hidupnya ataupun travelling dibandingkan untuk membeli rumah.

"Pasar milenial ini dianggap maunya happy. Pemerintah memikirkan membuat investasi. Dan Anda tahu katakan kita punya uang Rp100-Rp200 juta kita beli motor dan rumah kita lihat lima tahun ke depan harganya masih tinggi enggak," katanya.

Meskipun positif lanjut endang, pihaknya mempunyai beberapa usulan kepada pemerintah untuk menerapkan rumah subsidi ini. Adalah dengan membagi rumah subsidi menjadi dua bagian yang mana pembagiannya disesuaikan dengan penghasilannya.

Sebagai salah satu contohnya adalah, mereka yang berpenghasilan Rp7-8 juta diperbolehkan untuk mendapatkan rumah subsidi dari pemerintah. Hanya saja. harga rumah subsidi yang bisa dibeli berbeda dengan mereka yang berpenghasilan Rp4-5 juta per bulannya.

 Baca Juga: Pengembang Keluhkan Regulasi dan Biaya Bangun Rumah Murah

Bagi mereka dengan penghasilan Rp7-8 juta, mereka diperbolehkan untuk mendapatkan rumah subsidi dengan harga Rp200-250 juta. Sedangkan mereka yang berpenghasilan Rp4-5 juta bisa mendapatkan rumah subsidi seharga Rp150-170 jutaan.

Namun fasilitas yang didapatkan keduanya tetap sama. Seperti misalnya bunga flat selama masa cicilan, atau Down Payment (DP) alias uang muka yang sama yakni 1-5%.

"Yang kita usulkan sih kalau gini diliat ada dua tingkatan yang gaji Rp7 juta dan Rp4 juta. Nah mereka yang bergaji Rp4 juta bisa beli lewat skema PMK. Lalu ada mereka yang berpenghasilan Rp8 jutaan. Skema itu membuka rumah tapak yang berkisar Rp200-250 juta," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini