Dia menyebutkan penyusunan RKP dan kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2020 harus dilakukan karena menjadi dasar penyusunan RAPBN 2020 dengan mengacu ke RPJMN teknokratik yang sedang difinalisasi di Bappenas.
Baca Juga: 10 Negara dengan Pertumbuhan Ekonomi Tercepat, Ada Indonesia!
Kepala Negara juga menyebutkan untuk menjaga keberlangsungan pembangunan nasional, maka pada 2020 prioritas pembangunan SDM tetap harus dikedepankan menyambung prioritas SDM yang dimulai 2019.
Presiden juga mengingatkan tahun 2019 maupun tahun 2020, Indonesia harus mampu mengantisipasi dinamika perekonomian dunia yg terus bergerak berubah dengan sangat dinamis.
"Baik terkait normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat, fluktuasi harga komoditas, perang dagang dan proteksionisme, moderasi pertumbuhan di Tiongkok, maupun keamanan dan geopolitik dunia," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)