Ma'ruf Amin Minta Travel Haji dan Umrah Bersertifikat MUI

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 320 2026553 ma-ruf-amin-minta-travel-haji-dan-umrah-bersertifikat-mui-kn5yti3bE1.jpg Foto: Yohana Okezone

JAKARTA - Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) KH Ma'ruf Amin menginginkan, seluruh penyedia jasa perjalanan haji dan umrah di Indonesia bisa tersertifikasi syariah. Pasalnya, saat ini belum ada perusahaan travel haji dan umrah yang meraih sertifikasi dari DSN MUI.

"Travel haji dan umrah belum satupun kita berikan sertifikasi. Bukan saya bilang tidak sesuai syariah tapi belum dapat sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional," kata dia dalam acara Milad Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

 Baca Juga: Cegah Kasus First Travel Terulang Lagi, Ini Strategi Menko Darmin

Dia menjelaskan, layaknya sertifikasi yang diberikan oleh MUI terhadap makanan halal. Tanpa sertifikasi tersebut, tak ada jaminan apakah makanan itu halal atau tidak.

Maka dengan adanya sertifikasi pada perusahaan travel haji dan umrah juga akan menjamin layanan yang diberikannya. Apalagi di Indonesia ada sekitar 1.013 perusahaan penyedia jasa perjalanan ibadah tersebut.

"Perusahaan-perusahaan juga begitu, harus ada sertifikatnya dan dia jadi perusahaan syariah. Kalau tidak ada sertifikat ya tidah sah. Ada travel yang pernah kita berikan tapi kita cabut karena tidak memenuhi aturan yang kita berikan," katanya.

 Baca Juga: Menko Darmin Minta Agen Travel Umroh dan Haji Jaga Defisit Transaksi Berjalan

Menurut Ma'ruf, travel jasa haji dan umrah memikul dua tanggung jawab, yakni menjamin kesesuaian ibadah dari jemaahnya dan memastikan manajemen serta bisnis yang dijalankannya sesuai syariah. Oleh sebab itu, penting untuk tersertifikasi syariah.

"Aspek ibadah harus bersertifikasi, pembimbingnya sudah bersetifikat atau belum. Kalau sudah syariah diaudit oleh Dewan Syariah Nasional dan dikasih sertifikat. Jadi menurut saya, kita memang harus mengarah ke sana, karena sekarang ini travel kita banyak sekali," kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini