Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka konsumsi masyarakat pada 2018 masih tumbuh positif, 5,05%. Bahkan, tahun ini pemerintah memproyeksikan angka konsumsi rumah tangga masih mampu tumbuh di atas 5%.
Bank Indonesia (BI) sebelumnya optimistis pertumbuhan ekonomi nasional bisa naik 6% dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Hal itu bisa diwujudkan asal ada keberlanjutan kebijakan ekonomi.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, pertumbuhan ekonomi RI saat ini yang stagnan di kisaran 5% tidak terlepas dari pengaruh negatif ekonomi global. Namun, dengan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan, dia yakin laju pertumbuhan akan meningkat.
"Optimis pertumbuhan tinggi, rupiah stabil, inflasi rendah, dan pembiayaan ekonomi angkanya seperti ini, di bawah ini stres test risiko. Ke depan, insyaallah 5 tahun ke depan sepanjang ada keberlanjutan ini bisa ke arah 6%, ya 4-5 tahun ke depan," kata Perry.
(iNews)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.